Luar Negeri

Rumah Donald Trump di Florida Digerebek FBI, Brankasnya Dibobol

FBI menggerebek rumah mantan presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Mar-a-Lago, Palm Beach, negara bagian Florida, Senin (8/8/2022) ...

Editor: Muliadi Gani
AP PHOTO/EVAN VUCCI
Foto tanggal 31 Desember 2020 menampilkan Donald Trump yang masih menjabat presiden Amerika Serikat saat tiba di South Lawn, Gedung Putih, Washington DC. 

PROHABA.CO, PALM BEACH - FBI menggerebek rumah mantan presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Mar-a-Lago, Palm Beach, negara bagian Florida, Senin (8/8/2022).

Federal Bureau of Investigation (FBI) atau Biro Investigasi Federal adalah badan investigasi utama dari Departemen Keadilan Amerika Serikat(Department of Justice).

Tahu rumahnya digerebek, Trump dalam keterangan panjangnya mengatakan, “Saat ini kediaman saya dikepung, digerebek, dan dimasuki oleh sekelompok besar agen FBI.”

Penggerebekan itu tidak diumumkan, kata Trump seraya menambahkan, “Mereka bahkan membobol brankas saya!” Trump saat penggerebekan berada di klub golfnya di Bedminster, New Jersey, untuk menikmati musim panas, menurut laporan NBC News.

Mantan presiden ke-45 Amerika itu juga keluar dari Trump Tower di New York City pada Senin (8/8/2022) malam tanpa menjawab pertanyaan, lapor NBC.

Baca juga: Donald Trump Sebut Joe Biden Tidak Bisa Hentikan Krisis Ukraina, Ini Alasan Dibaliknya

Adapun FBI menolak berkomentar tentang penggerebekan di rumah Trump.

Tujuan penggerebekan juga belum diketahui.

Dikutip dari Associated Press (AP), Kementerian Kehakiman AS secara aktif menyelidiki penemuan informasi rahasia dalam kotak catatan yang dibawa ke kediaman Trump di Florida setelah dia meninggalkan Gedung Putih.

Penggerebekan ini adalah yang terbaru dari upaya penegakan hukum federal terhadap Trump, setelah berbulan- bulan dikritik oleh sejumlah kaum liberal bahwa Jaksa Agung Merrick Garland gagal melanjutkan penyelidikan terhadap mantan presiden kontroversial tersebut.

Kematian Ivana Trump, Istri Pertama Donald Trump Diungkap Mengenal Kasino Trump, Simbol Kejayaan Masa Lalu yang Dibom 3.000 Dinamit Ada beberapa penyelidikan aktif di tingkat negara bagian dan federal terkait Trump, bisnisnya, dan keluarganya.

Baca juga: Upayakan Jemput Paksa Saifuddin Ibrahim, Polri Minta Bantuan FBI

Baca juga: Sunan Kalijaga Sayangkan Cara Polisi Tangkap Nikita Mirzani di Mal, Bandingkan dengan Teroris

Kementerian Kehakiman dilaporkan sedang menyelidiki peristiwa yang mengarah ke kerusuhan 6 Januari 2021, ketika gerombolan pendukung Trump menyerbu Gedung Capitol dan menghambat sertifikasi kemenangan Electoral College Presiden Joe Biden oleh Kongres.

Juri agung federal juga dilibatkan dalam penyelidikan selama berbulan-bulan tentang apakah ada pelanggaran undang-undang ketika 15 kotak catatan Gedung Putih termasuk barangbarang yang ditandai sebagai rahasia dikirim ke Mar-a-Lago, bukannya ke Arsip Nasional Amerika Serikat.

Wartawan The New York Times yang mengutip tiga sumber melaporkan, penggerebekan rumah Trump terkait dengan penyelidikan Arsip Nasional.

“Jika rumah Anda digeledah oleh FBI, Anda berada dalam masalah besar,” kata mantan Jaksa Federal Renato Mariotti pada Senin (8/8/2022) malam di program CNBC “The News with Shepard Smith.” (Kompas.com)

Baca juga: Ivana Trump, Istri Pertama Donald Trump, Meninggal pada Usia 73 tahun

Baca juga: Masih Ingat dengan Untung Sangaji Penembak Teroris ? Kini Berjulukan Kapolres Nusantara

Baca juga: Tiga Tersangka Teroris di NTB Ditangkap, Dua di Antaranya Eks Napiter

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved