Kriminal

Apin, Bos Judi Online di Sumut Jadi Buronan

Tersangka Apin alias Jonni, bos judi online terbesar di Sumut kini sudah ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) ...

Editor: Muliadi Gani
SUMBER FOTO INTERNET
Big bos judi online di Medan kabur ke luar negeri, saat digerebek rumah mewahnya sudah kosong. 

PROHABA.CO, MEDAN - Tersangka Apin alias Jonni, bos judi online terbesar di Sumut kini sudah ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (25/8/2022) pagi.

"Mulai Rabu (24/8) AP jadi buronan. Masuk dalam DPO," katanya.

Hal tersebut sudah sesuai dengan Perkap Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana dan Perkabareskrim Nomor 3 Tahun 2014 tentang SOP Pelaksanaan Penyidikan Tindak Pidana.

Bos judi online di kompleks perumahan Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang itu sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah melewati proses gelar perkara.

Baca juga: Bos Judi Online Sumut Kabur ke Luar Negeri

Pada Jumat (19/8), penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut menggeledah rumah AP yang berada di kompleks perumahan elit Cemara Asri.

Di hari yang sama itu pula, Apin bersama keluarga diketahui telah kabur ke Singapura.

Hal ini diketahui setelah Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji berkoordinasi dengan pihak imigrasi Bandara Kualamu untuk monitoring dan pengawasan terhadap orang bernama APIN BK agar tidak keluar dari bandara Kualanamu.

Hasil pemantauan petugas tidak menemukan nama Apin BK dalam manifes keberangkatan setiap pesawat maupun imigrasi.

Belakangan diketahui dari pengembangan penyelidikan, nama sebenarnya Apin adalah Jonni.

Baca juga: Polisi Tangkap Bandar Judi Jaringan Hongkong

Baca juga: Diduga Hamili Siswi SMA, Duda Diciduk Polisi

"Iya, penyidik baru tahu dari beberapa barang bukti dan Dokumen penggeledahan yang kita teliti di TKP, Bahwa nama sebenarnya J," ujarnya.

Polda Sumut telah melayangkan dua kali surat panggilan kepada Apin.

Pertama pada 22 Agustus 2022 dan kedua pada 24 Agustus 2022.

Namun keduanya tidak diindahkan, Apin tetap mangkir.

Setelah mangkir dua kali, polisi akhirnya menetapkan tersangka Apin masuk dalam DPO.

Diberitakan sebelumnya, penggerebekan itu dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak di sebuah lokasi yang diduga dijadikan tempat judi online.

Di lantai pertama, dijadikan sebagai rumah makan Warung Warna Warni. Polisi menyita sejumlah barang bukti.

(kompas.com)

Baca juga: Jadi Bandar Judi Online, Seorang IRT di Kupang Ditangkap

Baca juga: Polresta Banda Aceh Tangkap Empat Pelaku Judi Togel Online di Warkop

Baca juga: Pelanggar Syariat Islam di Aceh Singkil Kembali yang Kedua Kalinya, Kini Terbelit Kasus yang Sama

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved