Luar Negeri

Bom Meledak dalam Masjid di Afghanistan, 18 Orang Meninggal

Ledakan Bom menghancurkan masjid yang ramai di Afghanistan barat pada Jumat (2/9), menewaskan sedikitnya 18 orang. termasuk seorang ulama terkemuka

Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTTER STOCK
Ilustrasi bom.Bom Meledak dalam Masjid di Afganistan, 18 Meninggal 

PROHABA.CO, HERAT - Ledakan Bom menghancurkan masjid yang ramai di Afghanistan barat pada Jumat (2/9), menewaskan sedikitnya 18 orang.

termasuk seorang ulama terkemuka yang dekat dengan Taliban, kata pejabat Taliban dan petugas medis setempat. Sedikitnya 23 orang terluka.

Ledakan di kota Herat meninggalkan halaman Masjid Guzargah dipenuhi jenazah menurut video dari tempat kejadian.

Orang-orang berteriak dengan kaget dan ngeri.

Bom meledak saat shalat Jumat, ketika masjid-masjid penuh dengan jemaah.

Di antara yang tewas adalah Mujib-ul Rahman Ansari, seorang ulama terkemuka yang dikenal di seluruh Afghanistan karena kritiknya terhadap pemerintah negara yang didukung Barat selama dua dekade terakhir.

Baca juga: Pesawat Kargo Ukraina Meledak di Yunani Tewaskan 8 Awak, Ternyata Bawa Amunisi

Ansari terlihat dekat dengan Taliban, yang menguasai negara itu sejak setahun lalu saat penarikan pasukan asing dari Afghanistan.

Kematiannya dikonfirmasi oleh kepala juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid.

Tepat sebelum pengeboman, Ansari bertemu dengan wakil perdana menteri pemerintah Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar, yang sedang berkunjung ke Herat di bagian lain kota.

Ansari bergegas dari pertemuan ke masjid untuk melaksanakan shalat, kata seorang ajudan Baradar dalam sebuah tweet yang berduka untuk ulama tersebut sebagaimana dilansir AP.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved