Berita Jakarta

Kenaikan Harga BBM Tekan Daya Beli Masyarakat

Ketua Komite Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Ajib Hamdani, menilai ada dua efek yang perlu dimitigasi setelah harga

Editor: bakri

JAKARTA - Ketua Komite Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Ajib Hamdani, menilai ada dua efek yang perlu dimitigasi setelah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite naik.

Efek pertama adalah tertekannya daya beli dan tingkat konsumsi oleh masyarakat.

“Karena pertumbuhan ekonomi sedang dalam tren positif dan hal ini secara signifikan ditopang oleh konsumsi masyarakat," kata Ajib saat dihubungi Senin (5/9/2022).

Ajib mengatakan, kuartal kedua tahun 2022 ini pertumbuhan ekonomi sedang tumbuh signifikan mencapai 5,44 persen.

Dan diproyeksikan oleh pemerintah bisa konsisten di atas 5 persen secara agregat di akhir 2022.

"Untuk mencapai proyeksi ini, daya beli dan konsumsi masyarakat harus terjaga dengan baik," tuturnya.

Ajib menuturkan, efek kedua yang menjadi masalah adalah tingkat inflasi.

Menurutnya, data inflasi pada kuartal kedua sudah cukup mengkhawatirkan karena sudah menyentuh angka 4,94 persen.

Di sisi lain, proyeksi pemerintah, inflasi hanya di kisaran 3 persen secara agregat sampai akhir tahun 2022.

"Karena inflasi ini, secara langsung akan menjadi pengurang tingkat kesejahteraan masyarakat," tukas Ajib.

Baca juga: Tampil Tanpa Riasan Makeup, Wajah Asli Erina Gudono Tersorot

Baca juga: Polri Tak Yakin Kuat Maruf Lecehkan Putri Candrawathi di Magelang, Ini Alasannya

Baca juga: Luna Maya Pamer Foto Bareng Artis Korea, Ada Lee Kwang Soo, Yu Jaesok hingga Yuri SNSD

Menjadi sulit karena sebuah capaian pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan tidak bermakna ketika inflasi tidak terkontrol.

"Itu karena secara substantif, tingkat kesejahteraan masyarakat tidak naik," papar mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak tersebut.

Dia meyakini kenaikan harga BBM Pertalite akan berakibat secara langsung terhadap harga akhir barang atau jasa.

Sedangkan dalam konteks psikologi pasar, maka masyarakat yang terbebani konsumsinya karena kenaikan harga-harga.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved