Haba Medan

Pria Lansia Diduga Bunuh Diri, Penyakit Diabetes yang tak Kunjung Sembuh Disinyalir Jadi Penyebab

Warga Karanganyar, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Sergai, Sumatera Utara, digemparkan dengan penemuan Kakek AS (60) yang ditemukan dalam kondisi

Editor: Misran Asri
IST
Ilustrasi Gantung Diri - Kakek AS (60) warga Cesa Karanganyar, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Sergai, Sumatera Utara, ditemukan meninggal dalam kondisi tergantung, Kamis (8/9/2022) malam. 

Warga Karanganyar, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Sergai, Sumatera Utara, digemparkan dengan penemuan Kakek AS (60) yang ditemukan dalam kondisi tergantung.

PROHABA.CO,SERGAI - Warga Desa Karanganyar, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Sergai, Sumatera Utara, digemparkan dengan penemuan Kakek AS (60) yang ditemukan dalam kondisi tergantung.

Diduga pria lanjut usia ini nekat mengakhiri hidupnya, karena diduga prustasi lantaran tak kunjung sembuh dari penyakitnya.

Kakek AS ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan kondisi leher terkita dengan seutas tali nilon di rumah kosong.

Kapolsek Perbaungan, AKP M Pandiangan mengatakan, Kakek AS merupakan warga setempat, di Dusun II, Desa Karanganyar, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Sergai

Korban ditemukan oleh keluarganya dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (8/9/2022) malam.

"Tergantung pada seutas tali nilon warna hitam corak hijau tua dengan panjang 1,5 meter pada Kamis sekitar pukul 20.00 WIB," kata Pandiangan, Jumat (9/9/2022).

Mengetahui hal itu, keluarga korban lalu memanggil perangkat desa setempat.

Baca juga: Sering Curhat Utang Pinjol, Pria Asal Kuningan Gantung Diri di Rumah Teman

Baca juga: Wanita asal Aceh Utara Gantung Diri di Rumah Ibunya di Langsa, Sudah Bertahun-tahun Sakit

Baca juga: Wanita Paruh Baya asal Aceh Utara Meninggal Gantung Diri

Polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan.

Kanit Reskrim bersama beberapa anggota opsnal pun selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban yang saat itu sudah dibawa ke rumah duka tak jauh dari lokasi kejadian.

Setelah dilakukan Indetifikasi, polisi menemukan luka lilitan benang nilon pada bagian leher korban.

Namun tidak ada tanda tanda kekerasan lainnya pada jasad korban.

"Terhadap leher korban terdapat bekas lilit tali nilon, lidah menjulur keluar, celana dalam korban terdapat bercak cairan dan bercak darah dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lainnya," ujar Pandiangan.

Selain itu, sepeda motor korban juga ditemukan terparkir di luar rumah korban ditemukan meninggal dunia.

Pandiangan mengatakan dari pengakuan anak korban, korban sudah lama mengeluhkan sakit diabetes.

Baca juga: Usai Bunuh Istri, Pria di Riau Gantung Diri

Hal itu lah yang menjadi penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya.

Karena itu, keluarga menolak melakukan autopsi terhadap jenazah korban.

"Keluarga tidak bersedia untuk dibawa ke RSUD Sultan Sulaiman karena yakin meninggalnya orang tuanya disebabkan gantung diri.

Menurut keterangan anak-anak korban bahwa orang tua mereka prustasi penyakit diabetes yang telah diderita korban sejak 5 tahun terakhir tak kunjung sembuh," tutup Pandiangan.(cr17/tribun-medan.com)

Baca juga: Bareskrim Sita Rp 20 M dari Pinjol Peneror Ibu hingga Gantung Diri

Baca juga: Alami Depresi, Janda Muda Usia 17 Tahun Gantung Diri Lantaran Ditinggal Suami

Baca juga: Mahasiswa Kedokteran UB Ditemukan Tewas Tergantung

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Penyakit tak Kunjung Sembuh, Seorang Kakek Akhiri Hidup Ikatkan Leher Pakai Tali di Rumah Kosong, 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved