Tahukah Anda

Kali Pertama Terjadi, Rafflesia arnoldii Mekar di Luar Habitatnya

Untuk kali pertama dalam sejarah, Rafflesia arnoldii R.Br atau yang lebih dikenal dengan sebutan padma raksasa mekar di luar habitatnya ...

Editor: Muliadi Gani
Kebun Raya Bogor
Bunga Rafflesia arnoldii R. Br d yang mekar untuk kali pertama di luar habitatnya. 

PROHABA.CO - Untuk kali pertama dalam sejarah, Rafflesia arnoldii R.Br atau yang lebih dikenal dengan sebutan padma raksasa mekar di luar habitatnya.

Mekarnya bunga ini merupakan hasil budi daya Kebun Raya Bogor.Periset dan Kurator Koleksi Rafflesia di Kebun Raya Bogor, Sofi Mursidawati, mengatakan, meskipun diameternya tidak lebih dari 60 cm, tapi jenis ini sudah dapat dipastikan adalah Rafflesia arnoldii R. Br.

Upaya konservasi Rafflesia arnoldii R. Br di luar habitatnya atau secara ‘ex situ’ sebetulnya telah dilakukan sejak tahun 1818, tahun ketika ia kali pertama ditemukan di hutan Sumatra oleh pemandu yang bekerja pada Dr. Joseph Arnold yang sedang mengikuti ekspedisi Thomas Stanford Raffles.

Namun, sayangnya upaya yang sudah berlangsung sejak 200 tahun tersebut belum membuahkan hasil hingga saat ini.

Terobosan baru terjadi pada tahun 2006 saat peneliti Rafflesia Kebun Raya Bogor melakukan upaya menumbuhkan biji Rafflesia arnoldii R. Br asal Bengkulu di vak XVII, yaitu koleksi jenis-jenis tumbuhan pemanjat (climber) yang termasuk di dalamnya adalah tujuh spesies tetrastigma atau inang Rafflesia.

Baca juga: Berikut Daftar 10 Negara dengan Harga BBM Termahal di Dunia

Setelah berupaya menumbuhkannya selama 16 tahun, pada awal September 2022 muncul beberapa knop bakal bunga yang salah satunya mekar pada 12 September 2022.

Rafflesia arnoldii R. Br yang mekar ini tumbuh di Tetrastigma lanceolarium (Roxb.) Planch sebagai inangnya, yang ditanam pada 22 Januari 1953 sebagai hasil pertukaran tanaman (seed exchange) dari Florida pada tahun 1952 Momen ini jelas menjadi pencapaian yang luar biasa dalam upaya konservasi Rafflesia arnoldi R. Br.

Pasalnya, tumbuhan yang diberi nama sesuai sejarah penemunya itu, yakni penggabungan antara Raffles dan Arnold, ini merupakan Puspa Langka Nasional berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 4 Tahun 1993.

Baca juga: Lima Negara Penghasil Minyak Bumi Terbesar di Dunia

Selain itu, bunga raksasa asal Bengkulu ini juga masuk dalam daftar tumbuhan dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1999 dan IUCN Red list dengan status konservasi terancam punah.

Termasuk Rafflesia arnoldii R. Br; terdapat 33 spesies Rafflesia di dunia dengan 14 jenis di antaranya tumbuh di Indonesia.

Sebelas jenis merupakan endemik Sumatra.

Perlu diketahui juga bahwa sebelum Rafflesia arnoldii R. Br, Kebun Raya Bogor juga telah berhasil menumbuhkan Rafflesia padma Bl untuk kali pertama pada tahun 2010.

Bunga tersebut telah mekar sebanyak 16 kali hingga saat ini.

(Kompas.com)

Baca juga: 10 Negara yang Diprediksi Jadi Terpadat di Dunia pada 2030

Baca juga: Channa Barca, Ikan Hias Berkepala Ular dengan Harga Termahal di Dunia

Baca juga: Arkeolog Temukan Salah Satu Masjid Tertua di Dunia

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved