Polisi Tampar Polisi Militer di Palembang, Sanksi Tegas Menanti bila Terbukti

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel Kombes Supriadi mengungkapkan, kasus polisi menampar Polisi Militer (PM) yang viral ...

Editor: Muliadi Gani
SHUTTERSTOCK/CAHYADI SUGI
Ilustrasi polisi lalu lintas 

PROHABA.CO, PALEMBANG - Seorang Polisi Militer (PM) TNI ditampar anggota Biddokes Polda Sumatera Selatan saat mengatur arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Ksatria Ksetra Siguntang, Palembang, Selasa 13 September 2022.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel Kombes Supriadi mengungkapkan, kasus polisi menampar Polisi Militer (PM) yang viral di media sosial tengah ditindaklanjuti.

“Sesuai dengan instruksi Bapak Kapolda, bila ada anggota yang terlibat hukum akan diproses dan diberikan sanksi tegas,” ujar Supriadi di Palembang, Rabu (14/9).

Seperti diketahui, potongan video seorang oknum polisi menampar seorang pria berbaju dinas Polisi Militer (PM) viral di media sosial (medsos).

Baca juga: Fakta Viral Video Polisi Pukul Wanita di Pinrang, Pelaku Ditahan 5 Hari, Masalah Berakhir Damai

Dari video berdurasi 51 detik tersebut, kejadian berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman Km 4, Palembang, tepatnya di depan Taman Makam Pahlawan, Selasa (13/9).

Dalam video itu terlihat pria yang berbaju dinas PM sedang mengatur arus lalu lintas yang mulai padat.

Entah apa penyebabnya, pelaku berinisial MS yang bertugas di Biddokes Polda Sumsel itu langsung menghentikan sepeda motor yang ia kendarai hingga keduanya terlibat keributan.

Tanpa diduga, oknum polisi tersebut langsung menampar anggota PM sampai helm putih yang dikenakan korban terlepas dari kepala.

Tamparan itu pun langsung dibalas korban.

Baca juga: KemenPPPA Kutuk Pemerkosa Anak 12 Tahun yang Terjangkit HIV

Kapendam II Sriwijaya Letkol Kav Rohyat Happy Ariyanto membenarkan adanya kejadian tersebut.

Kasus tersebut telah dilaporkan korban ke Polda Sumsel. “Hanya kesalahpahaman saja, kasusnya sudah ditangani Polda Sumsel,” kata Rohyat, Rabu (14/9).

Dengan kejadian ini, Rohyat meminta semua prajurit TNI tidak terprovokasi dan tetap menjaga situasi kondusif.

“Prajurit jangan terpancing, kasusnya sekarang sedang ditangani Polda,” imbuhnya.

(kompas.com)

Baca juga: Polisi Ringkus Belasan Pelaku Diduga Terlibat Tawuran, Ekses Meninggalnya Seorang Remaja 18 Tahun

Baca juga: Oknum Polisi Bripka A Tega Rampas Kehormatan Keponakannya, Cita-cita Korban Jadi Polwan Pupus

Baca juga: Oknum Polisi Diduga Jadi Beking, Warga Merasa Diintimidasi saat Memprotes Galian C Ilegal

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved