Haba Artis
Sering Dibully, Keisya Levronka Akui Tak Sakit Hati
"Aku akan sakit hati ketika aku nyanyinya berhasil, tapi orang bilang aku enggak berhasil, itu udah enggak sesuai kan," imbuhnya. Menurutnya, ...
"Orang tuaku kan aktif sosial media, mereka selalu bacain komen, mereka pernah tiba-tiba nangis karena bacain komen yang buat aku, kayak bully-bully," lanjut Keisya dengan suara bergetar.
Komentar jahat yang awalnya buat Keisya biasa saja, akan terasa sakit ketika akhirnya dia melihat orang tuanya menangis.
"Apapun yang menurutku biasa aja, jadi sakit banget ketika mereka sedih karena aku.
Itu yang paling aku tangisin, karena mereka nangis bacain komen, karena mereka lebih sakit kan," kata Keisya.
"Mereka yang besarin aku, mereka yang ngelahirin aku, itu sih yang aku nangisin banget," sambungnya sambil menghapus air mata.
Baca juga: Anggun C Sasmi Ajak Anak Pulang untuk Perbaiki Dialek Bahasa Indonesia
Konsultasi psikologi
Sejak gagal mencapai nada tinggi pada live pertamanya, Keisya sebenarnya sudah mulai les vokal dan rajin berlatih.
"Tiap GR aku selalu ngerekam, mau 2-3 kali cek sound aku aman, tapi ketika live beda," tuturnya.
“Setelah fals-fals itu aku ambil les kan, professionally sama orang-orang di bidangnya, tiap latihan, nadanya dinaikin setengahnya, lebih tinggi dari nada asli, itu aman," jelasnya.
Semuanya tidak ada masalah, sampai akhirnya dia naik panggung dan tampil di depan banyak orang.
"Dan ketika ketemu orang banyak, aku bener-bener gemeter, orang-orang lihatnya oh iya fokus, tapi di dalam aku deg-degan," ujar Keisya.
Sehingga untuk mendapatkan jawaban atas kondisinya, Keisya memutuskan untuk mengunjungi psikolog agar mendapat solusi.
"Pertama kali aku ke psikolog kemarin, dan aku enggak apa-apa, aku cuma ngecek ini ada apa sih," kata Keisya. "Ternyata itu jatuhnya trauma," lanjutnya.
Keisya lebih lanjut menjelaskan, bahwa dia bisa tenang menyanyi tanpa kesalahan saat penonton sedikit.
Baca juga: Roro Fitria Tertekan Usai Menikah, Sebut Dirinya Diperlakukan Andre Irawan Seperti Pembantu
Hal berbeda mulai terjadi setiap kali Keisya merasa tidak tenang dan sudah berpikir buruk ketika akan tampil di depan banyak orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Keisya-Levronka-1.jpg)