Jumat, 17 April 2026

Depresi, Pria Pemalang Sudah Seminggu di Atas Pohon Pinus

Pria itu diduga mengalami depresi hingga bertahan sudah seminggu di atas pohon. Warga, tim relawan, dan petugas Perhutani telah berupaya membujuk ...

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.com/Baktiawan Candheki
Tim relawan dan petugas setempat berusaha membujuk pria nekat pemanjat pohon pinus setinggi 20 meter di Pemalang, Jawa Tengah. 

PROHABA.CO, SEMARANG - Seorang pria di Pemalang, Jawa Tengah, nekat memanjat pohon pinus setinggi 20 meter di Gunung Butak, Dukuh Tumanggal, Desa Banyumudal, Kecamatan Moga.

Pria itu diduga mengalami depresi hingga bertahan sudah seminggu di atas pohon.

Warga, tim relawan, dan petugas Perhutani telah berupaya membujuk korban agar mau turun.

Namun, upaya tersebut tak membuahkan hasil.

Sementara itu, kondisi korban sudah mulai lemas karena faktor cuaca dan tidak makan.

Baca juga: Terlarut Sedih hingga Tidak Mampu Beradaptasi dengan Respon Emosi Bisa Memicu Depresi

Seminggu di atas pohon

Koordinator relawan Moga Resque dan MDMC Moga Ardian Firdos mengatakan, berdasarkan keterangan warga setempat, pria tersebut berasal dari Pekalongan bernama Lukman kerja di Desa Sima, Kecamatan Moga.

Hal itu diperkuat dengan logat bicara korban saat petugas mencoba berkomunikasi dengannya.

"Kondisi korban itu kayaknya stres, depresi sudah dibujuk beberapa kali bahkan disusul petugas naik namun tetap tidak mau turun.

Kalau diajak komunikasi hanya beberapa ucapan, trauma, sakit hati, dan takut," kata dia, Senin.

Menurut warga, korban sejak sekitar seminggu yang lalu naik ke atas pohon pinus setinggi 20 meter di lokasi tersebut.

Baca juga: Diduga Depresi Sering "Di-bully", Seorang Remaja Nekat Bakar Diri

Kondisi lemas Namun, pihaknya belum bisa mengungkapkan secara detail peristiwa tersebut lantaran korban belum bisa diajak komunikasi.

"Informasi yang disampaikan warga juga belum bisa jadikan patokan," ujar dia.

Menurut dia, berdasarkan pantauan terakhir, kondisi korban saat ini sudah mulai lemas karena faktor cuaca dan tidak makan.

Sementara itu, Kepala Desa Banyumudal, Ali Mutamar, membenarkan kejadian yang terjadi di wilayahnya tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved