Tahukah Anda
Warna dan Bau Urine Berubah, Bisa Jadi Ada Masalah Ginjal
Perubahan pada urine yang bisa dilihat adalah warna maupun baunya ketika kita buang air kecil di toilet. Nah, apabila menemukan sejumlah tanda berikut
Karena bau ini menandakan kandungan limbah yang tinggi.
"Jika urine menjadi sangat pekat, produk limbah tingkat tinggi dengan sedikit air, mungkin memiliki bau amonia yang kuat."
Demikian penjelasan yang disampaikan Kepala Penasihat Kesehatan Love Wellness, Jodie Horton.
Di sisi lain Horton menambahkan bahwa urine yang berbau amonia mengindikasikan penyakit hati.
3. Berbau seperti telur busuk
Tidak ada yang menyukai telur bau busuk, demikian pula ketika mencium aroma urine yang demikian.
Menurut Klos, bau urine seperti telur busuk disebabkan oleh bakteri E. Coli karena produksi hidrogen sulfidanya.
Sementara itu, Horton menyampaikan bahwa aroma busuk seperti itu juga disebabkan oleh antibiotik tertentu yang mengandung sulfa.
Jadi, konsumsi antibiotik tertentu bisa menjadi salah satu kemungkinan penyebabnya.
Baca juga: Tak Hanya Makanan, Dokter Sebut Obat-obatan juga Bisa Sebabkan Gigi Berubah Warna
4. Berwarna merah
Urine yang berwarna putih, kuning cerah, atau kuning pekat mungkin sudah pernah dijumpai sebagian besar orang.
Namun, kalau urine berubah warnanya menjadi merah, apa tandanya?
Saat urine berwarna merah padahal tidak sedang menstruasi, mungkin penyebabnya adalah bit, blackberry, atau sayuran rhubarb.
Apabila buah dan sayuran itu tidak dikonsumsi, sebaiknya kita waspada karena urine berwarna merah bisa menandakan batu ginjal.
"Merah mungkin menunjukkan bahwa ada darah dalam urine Anda," ujar Horton.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-air-kencing-air-seni-urine-1.jpg)