Rabu, 6 Mei 2026

Tahukah Anda

Mendengar Kicauan Burung Baik untuk Kesehatan Mental

Para peneliti dari Max Planck Institute for Human Development dan Universitätsklinikum Hamburg-Eppendorf (UKE) menemukan bahwa kicauan burung terbukti

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
KOMPAS/ARBAIN RAMBEY
Burung murai batu seperti ini yang ditawarkan kepada Presiden Joko Widodo dari seorang peserta Festival Burung Berkicau Piala Presiden 2018 di Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018). Mendengarkan kicauan burung ternyata bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan mental. 

PROHABA.CO - Jika mendengar suara kicauan burung, jangan terburu-buru untuk menghindar.

Sebaliknya, cobalah berhenti dan dengarkan terlebih dahulu.

Sebab, sebuah penelitian menunjukkan bahwa bunyi kicauan burung punya dampak positif untuk kesehatan mental seseorang.

Para peneliti dari Max Planck Institute for Human Development dan Universitätsklinikum Hamburg-Eppendorf (UKE) menemukan bahwa kicauan burung terbukti mampu mengurangi kecemasan dan pikiran irasional.

Dalam studi tersebut, seperti dikutip dari Medical Xpress, Jumat (14/10/2022), para peneliti memeriksa bagaimana kebisingan lalu lintas dan kicau burung memengaruhi suasana hati, paranoia, dan fungsi kognitif.

Untuk mengetahuinya, para peneliti melakukan percobaan daring secara acak kepada 295 peserta peserta.

Baca juga: Jumlah Spesies Burung Terancam Punah di Indonesia Terbanyak di Dunia

Para peserta diminta mendengarkan suara lalu lintas atau kicauan burung selama enam menit dengan jumlah variasi suara lalu lintas dan kicau burung yang berbeda-beda.

Sebelum dan sesudah mendengarkan suara, para peserta juga diminta untuk mengisi kuesioner yang menilai kesehatan mental mereka.

Selain itu, mereka juga diminta untuk melakukan tes kognitif. "Setiap orang memiliki disposisi psikologis tertentu.

Orang sehat juga dapat mengalami pikiran cemas atau persepsi paranoid sementara," kata Emil Stobbe, penulis utama studi.

"Kuesioner memungkinkan kita untuk mengidentifikasi kecenderungan seseorang tanpa mereka memiliki diganosis depresi, kecemasan, dan paranoia.

Selain itu juga untuk menyelidiki efek suara burung atau lalu lintas pada kecenderungan ini," papar Stobbe.

Baca juga: Gelombang Panas di India, Burung-burung Berjatuhan

Hasil studi kemudian menunjukkan bahwa mendengarkan kicauan burung dapat mengurangi kecemasan dan paranoia pada peserta yang sehat.

Efek ini tak terpengaruh apakah itu berasal dari dua atau lebih spesies burung yang berbeda.

Kicauan burung juga ditemukan tidak memiliki pengaruh pada keadaan depresi dalam percobaan ini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved