Tahukah Anda

Jumlah Spesies Burung Terancam Punah di Indonesia Terbanyak di Dunia

Indonesia menjadi salah satu negara dengan keanekaragam burung terbanyak di dunia. Namun, laporan terbaru mengungkapkan bahwa jumlah spesies burung

Editor: Muliadi Gani
Ariefrahman via WIKIMEDIA COMMONS
Burung maleo senkawor dalah satu spesies burung terancam punah di Indonesia. Spesies burung terancam punah di Indonesia terbanyak di dunia. 

PROHABA.CO - Indonesia menjadi salah satu negara dengan keanekaragam burung terbanyak di dunia.

Namun, laporan terbaru mengungkapkan bahwa jumlah spesies burung yang paling banyak terancam punah di dunia juga di Indonesia.

Hingga awal 2022, Indonesia merupakan rumah bagi 1.818 spesies burung.

Sayangnya, keanekaragaman spesies burung di Indonesia harus dihadapkan pada ancaman kepunahan.

Bahkan, ancaman kepunahan burung di Indonesia ini menjadi yang tertinggi di dunia.

Dikutip dari laman Burung Indonesia, Selasa (17/5/2022), Biodiversity Offi cer Burung Indonesia, Achmad Ridha Junaid mengungkapkan bahwa dari data yang dihimpun pada 2022 terdapat 177 spesies burung terancam punah di Indonesia.

Jumlah tersebut terdiri atas 96 spesies dalam kategori rentan (vulnerable/VU), 51 spesies dalam kategori genting (endangered/EN), dan 30 spesies dalam kategori kritis (criticaly endangered/CR), termasuk salah satunya adalah kakatua sumba (Cacatua citrinocristata).

Berdasarkan data tersebut, Indonesia pun menjadi negara dengan jumlah spesies burung terancam punah terbanyak, yakni sebanyak 12 persen dari keseluruhan burung terancam punah di dunia.

Baca juga: Ratusan Burung Hitam Tiba-Tiba Jatuh Serentak dari Langit

“Setiap tahunnya BirdLife Internasional dan International Union for Conservation of Nature (IUCN) melakukan kajian ulang status keterancaman sejumlah spesies menanggapi perubahan tingkat ancaman, perubahan populasi, revisi taksonomi, maupun adanya data terbaru terkait spesies yang dikaji,” kata Ridha.

Ia kemudian membeberkan pula tiga spesies burung terancam punah di Indonesia yang mengalami peningkatan status keterancaman, yaitu Maleo senkawor (Macrocephalon maleo), puyuh sengayan (Rollulus rouloul), dan pergam hijau (Ducula aenea).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved