Sabtu, 18 April 2026

Kasus

Ada Konflik Terpendam Sesama Ajudan Sambo, Brigadir J Sempat Diancam Ajudan Lain

Salah satu hal yang disampaikan Vera adalah Brigadir J pernah mempunyai masalah dengan seorang ajudan Sambo lainnya yaitu Brigadir Daden Miftahul Haq.

Editor: Muliadi Gani
Tribunnews.com
Kekasih mendiang Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Vera Simanjuntak 

Tanggal 7 itu ancamannya itu berani kau naik ke atas, ku bunuh kau,” ungkapnya.

Lebih lanjut Vera menuturkan bahwa dirinya kembali ditelepon Brigadir J pada 8 Juli 2022.

Tepatnya, sejam sebelaum Brigadir J dieksekusi di Duren Tiga yaitu pukul 16.10 WIB.

“Itu telepon 4 panggilan tak terjawab dari beliau. Karena saya lepas dinas, saya berangkat ke Bangko untuk beli keperluan.

Karena sedang di perjalanan, saya tidak angkat,” beber dia.

Baca juga: Minta Kejujuran Bharada Eliezer, Ibunda Brigadir J: Tolong Berkata Jujurlah Anakku !

Setibanya di rumah, Vera menyatakan dirinya pun menelepon balik kekasihnya atau sekitar pukul 16.25 WIB.

Telepon itu pun tidak diangkat oleh Brigadir J.

“Terus saya chat, kenapa bang? Itu jam 16.25 WIB.

Awalnya chat itu ceklis satu, dan itu tidak pernah di WA beliau seperti itu.

Terus tiba-tiba centang dua di read, tetapi tidak dibalas,” urai Vera.

Berikutnya, Vera kembali menelepon kembali Brigadir J sekitar pukul 16.31 WIB. Lalu, telepon itu pun diangkat namun menjadi pernyataan terakhir yang disampaikan oleh Brigadir J kepada Vera.

“Saya telepon jam 16.31 WIB. Kenapa bang? ‘Maaf ya dek nanti abang kabari lagi.’ Itu yang terakhir,” jelasnya.

Konflik ajudan

Vera juga menyebutkan bahwa kekasihnya Brigadir J pernah mempunyai masalah dengan salah satu ajudan Ferdy Sambo yaitu Brigadir Daden Miftahul Haq.

Saat itu, Brigadir J baru menjadi ajudan Ferdy Sambo pada tahun 2019 lalu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved