Piala Dunia 2022

Calo Merebak di Qatar, Tiket Piala Dunia Dijual 1.000 Persen

Calo berpengalaman lainnya melakukan perjalanan ke Doha guna memanfaatkan situasi di mana putaran final Piala Dunia ini baru pertama kalinya ...

Editor: Muliadi Gani
AFP/MUNIR UZ ZAMAN
Pendukung Tim Tango di Bangladesh bersorak saat menonton Argentina vs Polandia di Piala Dunia 2022 Qatar melalui layar raksasa di Dhaka, Kamis (1/12/2022). 

PROHABA.CO, DOHA - Ashraf Ali tiba di Stadion 974 enam jam sebelum pertandingan antara Argentina melawan Polandia dilangsungkan, dengan membawa poster bertuliskan "Kami memerlukan tiket".

Seseorang kemudian menawarkan tiket seharga 2.000 dolar AS (sekitar Rp31 juta), sembilan kali lipat dari harga resmi.

Harga itu terlalu mahal bagi Ashraf yang tiba di Qatar dari Mesir untuk memenuhi impiannya menonton pertandingan bintang Argentina Lionel Messi.

Setengah jam sebelum pertandingan dimulai, dia berhasil mendapatkan tiket seharga 500 dollar AS (sekitar Rp7,7 juta), dan menyaksikan Argentina menang 2-0 atas Meksiko di babak penyisihan Grup.

Saat ini semakin banyak penonton berkumpul di luar stadion di Doha, terlibat tawar-menawar tiket dengan calo, terkadang dengan harga 10 kali lipat dari harga resmi.

Para calo tampaknya tidak peduli dengan polisi yang melakukan patroli maupun kamera CCTV yang dipasang untuk menangkap penjualan tiket ilegal.

Baca juga: Wajah Pria Ini Lumpuh Akibat Kurang Tidur Demi Nonton Piala Dunia

Baca juga: Bupati Bangkalan Diduga Terima Suap Rp 5,3 Miliar

"Pasar gelap sudah ada di mana-mana," kata seorang penjual tiket asal Prancis kepada Kantor Berita Reuters dan mengaku hasil penjualannya cukup untuk membiayai perjalanannya di Qatar sampai pertandingan final.

Pria tersebut mengaku menjual tiket 1.000 persen lebih mahal kepada penonton yang sangat tergila-gila menonton langsung pertandingan yang melibatkan bintang seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

"Saya menjual tiket untuk pertandingan yang bisa saya jual dengan harga setinggi mungkin," katanya.

Calo berpengalaman lainnya melakukan perjalanan ke Doha guna memanfaatkan situasi di mana putaran final Piala Dunia ini baru pertama kalinya diselenggarakan di kawasan Timur Tengah.

Reuters berbicara dengan sekitar 20 orang yang mengaku membeli atau berusaha membeli tiket dari pasar gelap lewat media sosial atau membeli dari calo yang ada di luar stadion.

Para pendukung sepak bola tampak memberikan uang tunai untuk mendapatkan tiket di luar stadion Al Thumama, di mana penonton yang tidak memiliki tiket ingin menonton pertandingan di mana Maroko mengalahkan Kanada, 2-1.

Panitia pertandingan mendesak para pendukung yang tidak memiliki tiket untuk tidak datang ke stadion, menyusul pertandingan hari Kamis dan Jumat pekan lalu di mana sejumlah besar orang hadir dan berusaha masuk ke dalam stadion tanpa tiket.

Seorang diplomat asal Amerika Latin di Doha mengatakan, usaha memberantas percaloan tidak banyak dilakukan dan kebanyakan mereka yang tertangkap hanya dikenai denda.

Baca juga: Top Skor Piala Dunia 2022: Cody Gakpo Makin Subur, Rashford Ramaikan Puncak

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved