Rabu, 15 April 2026

Haba Artis

Meski Terluka, Jihane Almira Tak Kapok Main Film ‘Action’

Usai membintangi film ‘action’ besutan Rizal Mantovani tersebut, Jihane semakin tertarik untuk bisa dapat kesempatan beradegan full action ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: KOMPAS.COM
Aktris Jihane Almira saat ditemui dalam jumpa pers perilisan trailer film Adagium di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (14/12/2022). 

PROHABA.CO, JAKARTA - Aktris Jihane Almira berperan dalam film aksi berjudul Adagium.

Usai membintangi film ‘action’ besutan Rizal Mantovani tersebut, Jihane semakin tertarik untuk bisa dapat kesempatan beradegan full action.

"Pengin coba lagi sih, secara action yang fight memang menjurus ke situ," ujar Jihane Almira saat ditemui dalam jumpa pers perilisan trailer film Adagium di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (14/12/2022).

Di film Adagium, Jihane memang tak sepenuhnya melakoni adegan aksi.

Namun, ada beberapa adegan yang cukup menegangkan. Karakter Jihane, Alenda yang pandai menggunakan IT, diculik dan disekap teroris yang mengancam negara.

Karena adegan aksi yang dilakoninya kurang banyak, Jihane berharap ke depannya mendapat kesempatan lebih.

"Kalau dapat kesempatan action yang memang benar-benar menguras segala kemampuan yang aku punya, kemampuan fighting yang aku punya, hopefully ada opportunity itu ke depannya," jelas Jihane.

Baca juga: Cinta Laura Ingin Buktikan Perempuan Bisa Jadi Nomor 1

Sementara itu, selama syuting film ini Jihane sedikit terluka, tetapi bukan gara-gara adegan penyekapan.

"Ada luka sih, tapi ini karena kecerobohan aku sendiri terkena lighting, memang enggak bisa diam, sama (berasa) pegal karena (adegan) lari-larinya lumayan (banyak)," imbuh Jihane.

Sebelumnya, sutradara Rizal Mantovani mengatakan bahwa film Adagium ini menekankan soal sisi nasionlisme.

Adagium menceritakan tentang kisah persahabatan tiga orang antara Arga (Angga Asyafriena), Bian (Pangeran Lantang), dan Alenda (Jihan Almira) sejak saat masih kecil hingga dewasa.

Dalam trailer Adagium berdurasi hampir dua menit, Arga, Bian, dan Alenda berkonflik karena satu masalah.

Arga lantas memutuskan masuk militer, Jihan berkutat dengan dunia IT-nya, dan Bian melanjutkan hidupnya sebagai pengemudi ojek daring.

Sampai kemudian Jihan tiba-tiba disekap dan dipaksa teroris menggunakan kemampuan IT-nya untuk menjatuhkan presiden dan mengancam keselamatan negara.

Baca juga: Wijin Mengaku Semasa Hidup Ayahnya Sering Menanyakan Gisel

Baca juga: SedihBanget! Lima Simpanse Melarikan Diri dari Kebun Binatang, Tiga Ditembak Mati

Arga dan Bian berusaha menyelamatkan sahabatnya dari aksi penyekapan tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved