Video
Kapal Muatan Bal Cabo Karam, Warga Bungkus Pakaian Bekas
Tak pelak, sejumlah warga setempat langsung mendatangi lokasi, untuk memilih lalu mengambil pakaian-pakaian bekas itu.
Penulis: Redaksi | Editor: Fadil Mufty
PROHABA.CO -- Ratusan karung atau bal berisi pakaian bekas atau cabo berhamburan di sepanjang pesisir pantai Kasawari Kecamatan Aertembaga Kota Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (17/1/2023).
Karung atau bal cabo, yang berwarna putih sebagian besar ada yang masih utuh, ada pula yang isinya sudah berhamburan di pesisir dan di pantai Kasawari.
Tak pelak, sejumlah warga setempat langsung mendatangi lokasi, untuk memilih lalu mengambil pakaian-pakaian bekas itu.
Ada celana jins, celana pendek, pakaian Wanita dan laki-laki serta pakaian jenis lainnya.
Baca juga: Kapal Kargo Vietnam Karam, 12 ABK asal Indonesia Hilang
Bahkan ada warga yang sudah menumpuk pakaian-pakain cabo itu di atas bebatuan yang ada di tepi pantai untuk di keringkan, karena kondisi basah.
Mengutip TribunManado.com, ratusan karung bal pakaian bekas itu, merupakan muatan dari kapal layar motor (KLM) Cahaya Irfan.
KLM Cahaya Irfan warna putih biru, alami kecelakan saat melintas di perairan depan Batu Angus Kelurahan Kasawari Kecamatan Aertembaga Kota Bitung Selasa (17/1/2023) sekitar pukul 05.00 Wita.
Informasi ini dibenarkan Kapolsek Aertembaga AKP Mohammad Taufiq Rohman.
Peristiwa itu awalnya diketahui oleh seorang saksi laki-laki Jepriat Mangamba (43) yang merupakan karyawan honorer di BKSDA.
Baca juga: Pria Irak Selundupkan Manusia dari Indonesia ke Australia, 353 Tewas Saat Kapal Tenggelam
Awalnya Jepriat Mangamba yang tinggal di Kelurahan Kasawari lingkungan III, sedang tugas di pos atau pendopo BKSDA di areal hutan lindung Kasawari.
Ia lalu didatangi delapan orang laki-laki yang kesemuanya dalam keadaan basah kuyup.
Satu di antara delapan orang laki-laki itu adalah Masran Sukut Nahkoda KLM Cahaya Irfan.
Masran Sukut menyampaikan kapal mereka alami kecelakaan karena menabrak batu karang yang ada di perairan Batu Angus.
Akibatnya, kapal yang mengangkut sekitar 420 bal atau karung berisi pakaian bekas itu hancur.
Mendengar informasi itu saksi Jepriat langsung menuju lokasi bersama sejumlah masyarakat, dan mendapati muatan KLM yaitu ratusan bal cabo sudah berserakan di tepi pantai Kasawari.