Kriminal

ART Culik Bayi Majikan, Diajak Mengemis di Tangerang

Nurul (36) warga Desa Poncogati Kecamatan Curahdami Kabupaten Bondowoso diamankan aparat Polres Bondowoso setelah menculik anak majikannya sendiri ...

Editor: Muliadi Gani
Kompas.com/Dokumentasi Polres Bondowoso
Seorang pembantu di Bondowoso mencuri bayi majikannya sendiri 

PROHABA.CO, BONDOWOSO – Nurul (36) warga Desa Poncogati Kecamatan Curahdami Kabupaten Bondowoso diamankan aparat Polres Bondowoso setelah menculik anak majikannya sendiri.

Kapolres AKBP Wimboko menjelaskan, bayi yang dibawa pergi oleh Nurul masih berusia delapan bulan.

"Pelaku ini merupakan pembantu korban yang bekerja merawat anak tersebut,” kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (25/1/2023).

Kasus itu bermula saat kedua orangtua bayi tersebut sedang bekerja.

Ketika rumah dalam keadaan sepi, Nurul membawa keluar sang bayi tanpa sepengetahuan orang lain.

Kemudian bayi tersebut dibawa ke Surabaya dan Tangerang.

Tujuannya untuk menemui pacarnya.

Nurul ingin menakut-nakuti sang pacar dengan mengaku bahwa bayi tersebut adalah hasil dari hubungan gelap mereka.

Baca juga: Dituduh Penculik Anak, Wanita di Sorong Tewas Dibakar Hidup-hidup

Baca juga: Polisi Tangkap Pencuri Uang Ratusan Juta, Tersangka Juga Pembakar Kantor Ekspedisi

Baca juga: Seorang Buruh Sayat Leher Anak Majikan demi Ponsel

Tak hanya itu, berdasarkan pemeriksaan, Nurul juga mengajak bayi tersebut mengemis di Tangerang.

“Anak tersebut digunakan bahan eksploitasi untuk mengemis dan mengamen,” papar dia.

Akhirnya, pelaku berhasil ditangkap polisi setelah pulang ke rumah saudaranya di Desa Sukosari, Kecamatan Tamanan, Bondowoso.

Polisi juga menemukan bayi delapan bulan yang dibawa oleh Nurul.

Petugas menyita sejumlah barang bukti, yakni pakaian bayi, ponsel, dan tas berisi baju.

Akibat perbuatannya, pelaku jerat pasal 83 juncto pasal 76 F UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak atau pasal 328 KUHP Subsider 330 ayat 1 dan 2, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih pengasuh.

“Selektif dalam memilih pengasuh anak agar kejadian ini tidak menimpa keluarga kita,dan tidak ada lagi kejadian yang serupa," pungkas dia.

(kompas. com)

Baca juga: Perkara Salah Pakai Celana Dalam, Seorang ART di Siksa Majikan. Polisi Tetapkan Satu Tersangka Baru

Baca juga: ART Disiksa 8 Pelaku, Korban Diborgol Hingga Disiram Air Panas, Kini Para Pelaku Mendekam di Penjara

Baca juga: Oknum Polisi Lakukan Penganiayaan ART, Istri Juga Ikut Terlibat, Ini Vonis yang Dijatuhkan Hakim

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved