Video
Menteri Putin Sebut Negara Ini akan Jadi Ukraina Jilid 2
Menurut keterangan Lavrov, Presiden Moldova saat ini yakni Maia Sandu adalah boneka negara barat yang siap tunduk pada aliansi Amerika Serikat (AS).
Penulis: Redaksi | Editor: Fadil Mufty
PROHABA.CO -- Konflik Ukraina dan Rusia belum usai.
Negara tetangga ini disebutkan akan menjadi Ukraina jilid dua.
Negara ini dulunya juga merupakan bekas Uni Soviet.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mencurigai ada negara tetangga yang akan menjadi negara Ukraina jilid 2.
Lavrov menyampaikan negara tetangga ini akan merupakan negara pecahan Uni Soviet yang akan ikut memusuhi Rusia seperti Ukraina.
Baca juga: Mantan Penembak Jitu Marinir AS Tewas di Bakhmut
Dikutip TribunWow dari rt, Lavrov menjelaskan bahwa negara-negara barat saat ini telah mencampuri internal pemerintahan di Moldova.
Menurut keterangan Lavrov, Presiden Moldova saat ini yakni Maia Sandu adalah boneka negara barat yang siap tunduk pada aliansi Amerika Serikat (AS).
Pernyataan ini disampaikan oleh Lavrov dalam sebuah wawancara dengan media Rusia pada Kamis (2/2/2023).
Baca juga: ‘Jam Kiamat’ Diatur Ulang karena Perang Rusia-Ukraina
Lavrov menyampaikan, Presiden Moldova saat ini dipasang oleh negara barat melalui cara kotor yang tidak demokratis.
Diketahui, sejak terpilih pada tahun 2020, Maia Sandu terus mengambil kebijakan politik yang pro barat.
Moldova sendiri telah diberikan status kandidat Uni Eropa pada tahun 2022.
Moldova juga aktif bekerjasama dengan NATO, mengirimkan pasukan militer mereka ke Kosovo.(*)