Minggu, 12 April 2026

Kriminal

Densus 88 Temukan Catatan Jihad di Rumah Terduga Teroris

Terduga teroris berinisial AS (28) diamankan tim Densus 88 Anti Teror di Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Selasa (7/2/2023) pagi ...

Editor: Muliadi Gani
ahmad imam baehaqi/tribun jabar
Situasi lokasi penangkapan terduga teroris berinisial AS di Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Kamis (9/2/2023). 

PROHABA.CO, CIREBON - Terduga teroris berinisial AS (28) diamankan tim Densus 88 Anti Teror di Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Selasa (7/2/2023) pagi kira-kira pukul 04.57 WIB.

Petugas Densus 88 juga sempat menggeledah rumah AS yang berada di Desa Kubang.

Kepala Desa Kubang, Wawan Karyawan mengatakan, penggeledahan dilakukan beberapa jam setelah petugas menangkap AS dan membawanya untuk diperiksa.

“Penggeledahannya itu kira-kira pukul 09.00 WIB, sehingga tidak bersamaan setelah penangkapan AS,” kata Wawan Karyawan saat ditemui di Balai Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Kamis (9/2/2023).

Informasi yang disampaikan petugas yang menggeledah rumah AS tersebut terdapat beberapa barang yang disita yakni 2 unit ponsel, buku tabungan, kartu ATM, buku kecil yang berisi catatan-catatan tentang jihad, dan lainnya.

Baca juga: Gadis 19 Tahun Masuk Daftar Teroris, Kritik Tentara Rusia dan Anti Putin

Baca juga: Penangkapan Teroris di Tebing Tinggi, Tetangga Sebut Terduga Sosok yang Baik

Baca juga: Pria yang Ngaku Panglima Perang Tawuran di Belawan Ditangkap

Namun, pihaknya memastikan tidak ada senjata apapun yang ditemukan dari rumah yang ditempati AS bersama istri serta anaknya tersebut.

“(Kalau) senjata enggak ada, hanya itu yang disita dari hasil penggeledahan rumah AS, saya tidak terlalu hafal,” ujar Wawan Karyawan.

AS beserta anak istrinya merupakan pendatang dari Palembang dan kini telah menjadi warga Desa Kubang.

Bahkan, rumah yang kini kondisinya kosong itu dikontrak AS selama tinggal di Desa Kubang bersama keluarganya sejak Agustus 2021.

Wawan mengaku diberitahu AS sempat tergabung dalam jaringan teroris yang berbasis di Palembang dan wilayah Pulau Sumatera.

“Kelompok mana dan apa namanya, saya enggak tahu, karena hanya diberi tahu bahwa AS diduga terlibat jaringan teroris di Sumatera,” kata Wawan Karyawan.

(Tribunnews.com)

Baca juga: Polisi Jerman Gerebek dan Tangkap 25 Anggota Teroris, Berencana Gulingkan Pemerintah

Baca juga: Dosen Senior Universitas Siliwangi Cabuli Mahasiswi

Baca juga: Densus 88 Geledah Rumah Kontrakan Dihuni Terduga Teroris di Sampang, Ini yang Ditemukan

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved