Video
Viral Jenazah Dikubur Warga ke Lubang Kuburan Penuh Air
Keranda kayu tersebut bukan dipikul seperti pada umumnya, melainkan diarung di atas banjir menuju lokasi kuburan.
Penulis: Redaksi | Editor: Fadil Mufty
PROHABA.CO -- Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan warga beramai-ramai menguburkan jenazah pada lubang kuburan yang dipenuhi genangan air karena banjir.
Video viral itu diunggah akun TikTok @syahrin0101, Sabtu (25/2/2023).
Melalui akun tersebut, terdapat tiga video yang memperlihatkan saat proses penggalian hingga proses menguburkan jenazah.
Satu diantara video tersebut telah viral di media sosial dan disaksikan lebih dari 4,5 juta kali tayangan di TikTok.
Sementara di video selanjutnya, tampak dua orang pria yang merupakan penggali kuburan tengah menggali tanah yang terendam banjir.
Baca juga: Terekam CCTV Detik-detik Perampokan Dengan SAJAM Disalah Satu Rumah Warga
Penggali kubur tampak menggunakan alat besi untuk memecah bagian tanah yang ada di dalam air, sesekali mereka menyelam untuk mengambil tanah dan membuangnya ke tepi.
Setelah kuburan selesai digali, video selanjutnya itu memperlihatkan warga menggotong keranda jenazah menuju tempat pemakaman yang sudah disiapkan oleh penggali kubur.
Keranda kayu tersebut bukan dipikul seperti pada umumnya, melainkan diarung di atas banjir menuju lokasi kuburan.
Baca juga: Sadis, Potongan Tubuh Korban Ditemukan dalam Panci Dimutilasi Mantan Suami
Tampak kondisi sekitar pemakaman banjir. Tingkat ketinggian banjir mencapai lutut kaki orang dewasa.
Saat mendekati lubang kuburan, keranda kayu tersebut langsung dimasukkan ke dalam lubang kuburan yang terendam banjir.
Agar keranda mayat tidak mengapung, beberapa warga kemudian memberi beban dari atas keranda dengan menginjaknya bersama-sama.
Selanjutnya, warga sekitar kemudian memberikan beban tambahan seperti bebatuan hingga karung yang berisi alat pemberat.
Baca juga: Tak Terima Diputuskan, Pria ini Sebar Video Mesum Mantan Pacar
Untuk menandakan batas kuburan, mereka kemudian menancapkan kayu panjang pada masing-masing ujung kuburan.
Dalam keterangan yang diunggah, proses pemakaman tersebut berlangsung di Kecamatan Daha Selatan, di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia.
Disebutkan jika Tempat Pemakaman Umum (TPU) di daerah tersebut memang kerap banjir jika musim hujan.(*)