Kriminal
Dituduh Kaki Tangan Polisi, Juliadi Seharian Disiksa
Juliadi pura-pura mati agar selamat dari percobaan pembunuhan yang dilakukan sindikat narkoba yang dipimpin Iwan alias Penger.
Para pelaku kemudian memasukkannya ke dalam mobil Avanza.
Berselang beberapa jam, para pelaku kemudian membawanya ke Kabupaten Langkat, Sumut.
"Habis dipukulin, aku lemas, terus aku diborgol, kaki diikat, mulut dilakban sama mata.
Kemudian dimasukkan dalam mobil. Habis itu dibawalah awak, cuma aku saat itu belum tahu dibawa kemana," ujarnya.
Baca juga: Tikam Teman Sekaligus Tetangga, Pelaku dan Korban Terlibat Kejar-kejaran
Di tengah perjalanan, Juliadi yang dimasukkan di bagasi mobil, pelan-pelan membuka borgol tangannya.
Setelah beberapa jam menempuh perjalanan, mobil pelaku berhenti di jembatan sungai Besitang, Kabupaten Langkat. Juliadi pun hanya bisa pasrah.
Dia diam saja dan pura-pura mati.
Dengan kondisi kaki terikat dan mulut serta mata dilakban, Juliadi dibuang para pelaku ke Sungai Besitang.
"Dibawa ke sana itu kurasa lewat jam 12 malam.
Pas di jalan aku lepas borgol di tangan.
Terus aku dibuang dari jembatan ke sungai.
Mereka kira aku sudah mati.
Aku ya diam saja pura-pura mati.
Pas dibuang aku diam dan menghanyutkan diri.
Begitu aku lihat mobil itu jalan, aku buru buru lepas lakban dan ikatan kaki kemudian menepi," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Juliadi-alias-Ego-berhasil-selamat-dari-upaya-pembunuhan-yang-dilakukan-sindikat-narkoba.jpg)