Jumat, 10 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Tenggelam, Nelayan Aceh Tamiang Ditemukan Meninggal

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal, jarak dari tenggelam sekitar 2 kilometer,” kata Ketua Satgas SAR Aceh Tamiang, Ishak atau akrab disapa ...

Penulis: Redaksi | Editor: Muliadi Gani
Dok: SAR
Tim SAR mengevakuasi jasad Yunus dari perairan Kualapeunaga, Aceh Tamiang, Kamis (16/3/2023) pagi. Korban sebelumnya dinyatakan hilang setelah perahu yang ditumpanginya karam. 

PROHABA.CO, KUALASIMPANG - M Yunus (55), nelayan yang dinyatakan hilang akibat tenggelam di perairan Kuala Peunaga, Bendahara, Aceh Tamiang, tiga hari lalu ditemukanmeninggal, Kamis (16/3/2023) pagi.

Jasad korban ditemukan oleh tim Search and Rescue (SAR) sekira pukul 07.00 WIB.

Lokasi jasad korban dilaporkan tidak jauh dari titik perahunya tenggelam tiga hari lalu.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal, jarak dari tenggelam sekitar 2 kilometer,” kata Ketua Satgas SAR Aceh Tamiang, Ishak atau akrab disapa Kureng.

Kalaksa BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery menambahkan, proses evakuasi jasad korban dari tepi muara sudah selesai dilakukan dan saat ini sedang proses pemulangan ke rumah keluarga di Seneubok Aceh, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang.

“Sudah dibawa ke rumah keluarga,” kata Iman melalui Kabid Darlog, Bambang Supriyanto.

Baca juga: Seorang Nelayan di Aceh Tamiang Hilang di Laut

Baca juga: Siti Nurhaliza Akui Ikuti Perkembangan Lesti Kejora

Baca juga: Taruna Akmil Aniaya Mahasiswa UISU, Dilaporkan ke Polrestabes dan Denpom Medan

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang mengungkapkan penyebab nelayan yang hilang di perairan Kualapeunaga, Kecamatan Bendahara, akibat perahunya karam.

Hal ini diketahui dari salah seorang nelayan yang berhasil selamat dalam insiden itu.

“Perahu itu ditumpangi dua orang, ketika karam, satu berhasil selamat, satu lagi hilang,” kata Bambang Supriyanto.

Bambang menjelaskan insiden ini terjadi ketika kedua nelayan, M Yunus (55) dan Edi Santoso mencari ikan pada Selasa (14/3/2023) sekira pukul 06.00 WIB.

Selang tiga jam kemudian, keduanya mengarahkan perahu boat kayu yang ditumpangi dari wilayah Tengkutinggi menuju muara Kuala Peunaga.

“Dalam perjalanan ke Kuala Peunaga, boat potong kayu itu tenggelam. Kejadiannya sekitar pukul 9 pagi,” lanjut Bambang.

Dalam insiden ini, Edi Santoso berhasil menyelamatkan diri, sedangkan Yunus tenggelam dan jasadnya ditemukan pada Kamis (16/3/2023) pagi. (mad)

Baca juga: Nyambi Jual Ganja, Seorang Nelayan di Aceh Tamiang Ditangkap Polisi

Baca juga: Melompat ke Laut Saat Labuh Pukat, Nelayan Pasie Raja Meninggal Digulung Ombak

Baca juga: Nelayan Bireuen Dilarang Melaut, Panglima Laot Ajak Doa Bersama Memperingati 18 Tahun Tsunami

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved