Jumat, 8 Mei 2026

Luar Negeri

Pakistan Mengutuk Keras Serbuan Pasukan Israel di Masjid Al Aqsa

Pakistan menyerukan masyarakat internasional untuk mengambil tindakan segera untuk mengakhiri permusuhan Israel.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
AFP
Foto yang diambil pada 12 Februari 2023 ini menunjukkan pasukan polisi perbatasan Israel berkumpul di atap dekat Tembok Barat dan masjid Dome of the Rock di kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem. 

PROHABA.CO, ISLAMABAD – Pakistan mengutuk serangan Israel ke masjid Al Aqsa.

Hal itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Pakistan (MoFA) pada Senin (27/3/2023) mengutuk penyerbuan pasukan Israel di masjid suci Al Aqsa di Yerusalem yang terjadi pada akhir pekan lalu.

Pakistan menyerukan masyarakat internasional untuk mengambil tindakan segera untuk mengakhiri permusuhan Israel.

Diberitakan Arab News pada Senin (27/3/2023), pasukan Israel telah menerobos masuk ke Masjid Al Aqsa pada Sabtu (25/3/2023).

Pasukan Israel disebut memaksa para jemaah keluar dengan dalih bahwa mereka adalah radikal yang merencanakan kerusuhan.

Kompleks masjid Al Aqsa adalah tempat ibadah tersuci ketiga bagi umat Islam dan tersuci bagi orang Yahudi, yang menyebutnya sebagai Temple Mount.

Itu telah lama menjadi titik nyala kekerasan Israel- Palestina.

Menurut pejabat Palestina, Israel telah membunuh setidaknya 90 warga Palestina tahun ini ketika Tel Aviv meningkatkan serangan di kota-kota Palestina.

Baca juga: Shalat Id dan Perayaan Idul Fitri di Kompleks Masjid Al-Aqsa Berlangsung Damai dan Meriah

Baca juga: Jack Ma Muncul Lagi di Cina Setelah Setahun Lebih Menghilang

Baca juga: Pemuda Palestina Nikahi Gadis Aceh di Amerika

Menanggapi serangan pada hari Sabtu di Masjid Al-Aqsa, MoFA meminta dunia untuk memaksa Israel mematuhi komitmennya dan menghentikan pelanggaran terhadap tempattempat suci di Yerusalem, termasuk Masjid Al-Aqsa sebelum terlambat.

"Serangan yang patut dicela di Masjid Al-Aqsa oleh pasukan pendudukan Israel selama bulan suci Ramadhan telah menjadi fitur rutin dalam beberapa tahun terakhir," kata MoFA dalam sebuah pernyataan.

Pakistan mengatakan tindakan seperti itu tidak hanya termasuk pelanggaran berat terhadap hak rakyat Palestina atas kebebasan beragama dan berkeyakinan, tetapi juga penghinaan terhadap sentimen keagamaan lebih dari 1,5 miliar Muslim di seluruh dunia.

“Pakistan menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil tindakan segera guna mengakhiri pelanggaran Israel yang telah meningkat sejak awal tahun ini,” kata Kementerian Luar Negeri Pakistan.

Pakistan menegaskan kembali dukungan tanpa henti untuk Palestina dan memperbarui permintaannya untuk negara Palestina merdeka, dengan perbatasan pra-1967, menyebutnya sebagai "solusi abadi" untuk krisis Israel-Palestina.

(kompas.com)

Baca juga: Pria Palestina Dibebaskan Usai Mendekam 40 Tahun

Baca juga: Amerika dan Israel Latihan Militer Besar-besaran

Baca juga: Sedang Meliput di Jenin, Wartawati Al Jazeera Tewas Ditembak Pasukan Israel

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved