Luar Negeri

Demi Live di Medsos, Remaja LA Tewas Setelah Panjat Jembatan

Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun jatuh hingga tewas akhir pekan ini saat memanjat jembatan Los Angeles dalam aksi media sosial, kata polisi.

Editor: Muliadi Gani
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi mayat atau Jenazah 

PROHABA.CO, LOS ANGELES - Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun jatuh hingga tewas akhir pekan ini saat memanjat jembatan Los Angeles dalam aksi media sosial, kata polisi.

Polisi dikirim ke 6th Street Viaduct sekitar pukul 2 pagi hari Sabtu (20/5/2023) dan menemukan anak laki-laki tersebut, yang dinyatakan meninggal di rumah sakit.

Nama korban belum dirilis. Dilansir dari Associated Press, remaja itu terpeleset dan jatuh ketika memanjat salah satu lengkungan jembatan untuk kebutuhan posting media sosial, yakni siaran media sosial,” kata Kepala Polisi Michel Moore hari Selasa (23/5/2023) dalam pertemuan Komisi Kepolisian Los Angeles.

Jembatan dibuka Juli lalu senilai 588 juta dollar AS, yang menggantikan jembatan Art Deco yang berusia 84 tahun.

Jembatan baru itu terbentang 3.500 kaki (1.066,80 meter) di atas Sungai Los Angeles yang dilapisi beton dan menghubungkan pusat kota ke Eastside yang bersejarah.

Jembatan yang memiliki ribuan lampu LED dan pemandangan cakrawala LA ini merupakan bentang terbesar dan termahal yang pernah dibangun di kota tersebut.

Baca juga: Membagikan Informasi Pribadi Seseorang Di Media Sosial, Jefri Nichol Tulis Permintaan Maaf

Baca juga: Emak-emak Viral karena Konten Berbahaya di Atas Sunroof Mobil

Baca juga: Kejari Tolak Penangguhan Penahanan 2 Tersangka Kasus Korupsi RS Arun Lhokseumawe

Bangunan yang dirancang untuk menjadi landmark kota malah menuai petaka.

Namun, polisi menutup jembatan beberapa kali setelah dengan cepat menjadi arena untuk balap jalanan, grafi ti, dan aksi ilegal lainnya yang menarik ratusan penonton untuk menyaksikan pengemudi melakukan aksi berbahaya di kendaraan mereka.

Aksi media sosial (medsos) juga tak terbendung.

Dalam satu kasus, seorang pria duduk di kursi tukang cukur untuk potong rambut di tengah jalur.

Seorang pria juga ditembak mati di jembatan itu pada bulan Januari selama pembuatan film video musik yang tidak sah.

“Tragisnya kita melihat lokasi itu, meskipun telah melahirkan banyak kebanggaan di Los Angeles, sayangnya itu juga menjadi latar belakang untuk tragedi seperti ini,” kata Moore kepada komisi polisi setempat.

“Patroli tambahan kami akan berlanjut di lokasi itu untuk melawan tindakan sembrono seperti itu,” tambahnya.

(Kompas. com)

Baca juga: Mengaku Demi Konten, Seorang Mama Muda Beri Kopi Saset ke Bayinya

Baca juga: Berniat Buat Konten Mengadang Truk, AH Malah Tewas Tertabrak

Baca juga: Parah, Siswa yang Terlibat Tawuran di Cikunir Bekasi Ternyata Punya Akun Khusus Konten Keributan

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved