Sabtu, 11 April 2026

Tenggelam

Petugas PJLP Cilincing Tenggelam, Disinyalir Bunuh Diri

Seorang petugas penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP) Kecamatan Cilincing bernama Fitri Khairul Umam (30) diduga tenggelam di kali Banjir Kanal ...

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI
Petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Utara tengah mencari petuga PJLP Kecamatan Cilincing yang diduga bunuh diri dengan cara menenggelamkan diri di BKT Rorotan. 

PROHABA.CO, JAKARTA - Seorang petugas penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP) Kecamatan Cilincing bernama Fitri Khairul Umam (30) diduga tenggelam di kali Banjir Kanal Timur (BKT), Jalan Inspeksi Kanal Timur, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Hal tersebut dibenarkan oleh Bintara Piket Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara Marjio setelah mendapatkan informasi dari warga pada Jumat (9/6/2023) pukul 09.02 WIB.

“Sampai saat ini sudah disisir, dioperasikan perahu karet mulai dari titik terakhir TKP itu terjadi sampai pintu air Marunda.

Namun, sampai saat ini, korban belum ditemukan,” ujar Marjio saat ditemui di lokasi pada Jumat.

Sayangnya, tak ada saksi mata di lokasi kejadian.

Oleh karena itu, petugas kesulitan mencari Fitri yang diduga tenggelam.

“Cuma ditemukan barang-barang beliau yang ada di TKP ini yakni satu unit sepeda motor dalam keadaan utuh, berikut handphone-nya ada dan barang itu diserahkan ke Kelurahan Rorotan,” ujar Marjio.

Baca juga: Bareskrim Gerebek Pabrik Oli Palsu di Jawa Timur

Baca juga: Perahu Terbalik saat Mancing, Warga Pulo Sarok Aceh Singkil Meninggal Tenggelam 

Baca juga: Keluarga Tolak Dugaan AKBP Buddy Bunuh Diri, Minta Polisi Telusuri Telepon Seseorang

Fitri diduga tenggelam berdasarkan riwayat pencariannya di internet. Ia sempat mencari soal bunuh diri dan kedalaman kali BKT.

“Dia browsing, istilahnya kalau bunuh diri dengan tenggelam itu apakah masuk kategori mati syahid atau apa namanya,” ucap Marjio.

“Terus di-browsing, perkiraan kedalaman air kali BKT ini sekitar empat meter itu kira-kira.

Jadi, dia cari itu, ada niatan,” imbuh Marjio.

Saat ditanya apakah ada dugaan bunuh diri, Marjio tidak menampiknya.

“Bisa kemungkinan. Tapi kami baru indikasi dari browsing-browsing beliau,” tutur Marjio.

Kendati demikian, Marjio juga mendapatkan informasi dari istri Fitri bahwa yang bersangkutan tidak memiliki masalah apa pun.

“Memang dari istri, keluarga, itu ada belum ada informasi, ‘selama ini biasa-biasa saja, tidak ada masalah, tidak ada keluhan atau apa’,” ungkap Marjio.

Sampai saat ini, proses pencarian korban masih berlangsung.

(kompas.com)

Baca juga: PNS di Rokan Hilir Diringkus, Diduga Terlibat Narkoba

Baca juga: Hendak Melepas Pancing yang Tersangkut, Santri Dayah Almutazama Meninggal Tenggelam

Baca juga: Tak Tergiur Gaji Tinggi Arab Saudi, Messi Resmi Gabung Inter Miami

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved