Luar Negeri
Tim Pencari Kapal Wisata Titanic Dengar Suara Dentuman Tiap 30 Menit
Dentuman ini menyebabkan relokasi operasi penyelamatan kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh dalam upaya untuk mengeksplorasi asal-usul suara
PROHABA.CO, BOSTON - Suara dentuman besar dari bawah laut mengangetkan tim SAR yang melakukan pencarian terhadap Kapal Selam Titan di bawah air di Atlantik Utara, tempat kapal selam itu hilang saat wisata ke bangkai kapal Titanic.
Penjaga Pantai AS mengatakan, mereka mendengar beberapa kali dentuman.
Dentuman ini menyebabkan relokasi operasi penyelamatan kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh dalam upaya untuk mengeksplorasi asal-usul suara-suara itu.
Tim search and rescue (SAR) yang mencari Titan, kapal selam wisata Titanic yang hilang, mendengar suara di bawah air pada Rabu (21/6/2023).
Mereka menggunakan sonar untuk melacak keberadaan kapal dengan lima orang penumpang yang hilang di Atlantik Utara sejak Minggu (18/6/2023).
“Pesawat P-3 Kanada mendeteksi suara bawah air di area pencarian.
Oleh karena itu, operasi ROV (remotely operated vehicle) dipindahkan dalam upaya menemukan asal suara,” kata Distrik Pertama Penjaga Pantai AS di laman Twitter resminya.
Pencarian ROV hasilnya negatif, tetapi terus berlanjut, imbuh mereka, seraya menambahkan bahwa data dari pesawat Kanada sudah diserahkan ke pakar Angkatan Laut AS untuk menginformasikan rencana pencarian selanjutnya.
Baca juga: Kapal Selam Wisata Titanic Hilang, Sisa Oksigen Tinggal 70 Jam Lagi
Baca juga: Kapal Selam Bawa Wisatawan Dilaporkan Hilang, Sebelumnya Jelajahi Reruntuhan Titanic
Baca juga: Ilkay Guendogan ke Barcelona, Arsenal Siap Tebus Havertz
Dikutip dari kantor berita AFP, kabar terbaru ini adalah yang paling signifikan dalam pencarian Titan, kapal selam berukuran 6,5 meter untuk mengunjungi bangkai kapal Titanic.
Tim penyelamat berpacu dengan waktu untuk menemukan mereka sebelum kehabisan pasokan oksigen.
Kapal dan pesawat penjaga pantai Amerika Serikat (AS) serta Kanada menjelajahi lautan seluas 20.000 kilometer persegi untuk mencari Titan yang hilang di sekitar 400 mil lepas pantai Newfoundland, Kanada.
Sesaat sebelum pengumuman penjaga pantai AS, majalah Rolling Stone mengutip e-mail internal yang dikirim ke pejabat Departemen Keamanan Dalam Negeri AS bahwa pesawat Kanada yang terlibat pencarian mendengar suara dentuman di daerah itu setiap 30 menit.
Kapal selam wisata Titanic ini membawa tiga penumpang berbayar: miliarder Inggris Hamish Harding, konglomerat Pakistan Shahzada Dawood, dan putranya Suleman.
CEO OceanGate Expeditions, Stockton Rush; dan operator kapal selam Prancis Paul-Henri Nargeolet juga ada di dalamnya.
Harding dan Nargeolet adalah anggota The Explorers Club, kelompok yang bergerak di bidang ekspedisi ilmiah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Penampakan-Titan-kapal-selam-wisata-Titanic-yang-hilang.jpg)