Rabu, 29 April 2026

Tahukah Anda

Apa Saja Penyakit yang Bisa Disebabkan oleh Polusi Udara, Ini penjelasannya

Polusi udara mengandung bahan kimia atau partikel di udara yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Ilustrasi polusi udara terlihat di langit Ibu Kota Jakarta. 

PROHABA.CO - Saatnya menjaga kesehatan dengan pengaman ganda akibat polusi udara agar terhindar dari penyakit.

Untuk itu kita perlu meningkatkan kewaspadaan.

Apalagi dampak yang ditimbulkan pada kesehatan pada masyarakat tidaklah sedikit.

Polusi udara mengandung bahan kimia atau partikel di udara yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Bahkan, paparan polusi udara juga merusak bangunan.

Polusi udara tidak hanya menyebabkan masalah pernapasan.

Lebih dari itu, polusi dapat memengaruhi semua organ tubuh.

Penyakit akibat polusi udara Jalur utama paparan dari polusi udara adalah melalui saluran pernapasan.

Menurut World Health Organization (WHO), mengghirup polutan ini dapat menyebabkan peradangan stres oksidatif, imunosupresi, dan mutagenisitas dalam sel di seluruh tubuh kita, yang berdampak pada paru-paru, jantung, otak, dan organ-organ lain, yang pada akhirnya menyebabkan penyakit.

Hampir setiap organ dalam tubuh dapat terkena dampak polusi udara.

Baca juga: Duh! Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Paling Berpolusi di Dunia

Baca juga: Polusi Udara Tingkatkan Risiko Gangguan Penglihatan

Baca juga: Saat Patroli Personel Ditlantas Polda Aceh Ringkus Pencuri Emas di Kawasan Masjid Raya

Karena ukurannya yang kecil, beberapa polutan udara dapat menembus aliran darah melalui paru-paru dan beredar ke seluruh tubuh, yang menyebabkan peradangan sistemik dan karsinogenisitas.

Dengan demikian, WHO menyebut polusi udara merupakan risiko untuk semua penyebab kematian serta penyakit tertentu.

Penyakit yang paling kuat terkait dengan paparan polusi udara adalah stroke, penyakit jantung iskemik, penyakit paru obstruktif kronik, kanker paru-paru, radang paru-paru, dan katarak.

Ada bukti sugestif juga yang menghubungkan paparan polusi udara dengan peningkatan risiko kehamilan (seperti berat badan lahir rendah), kanker, diabetes, gangguan kognitif, dan penyakit saraf.

Sumber polusi udara Melansir National Geographic, sebagian besar polusi udara diciptakan oleh manusia, berupa emisi dari pabrik, mobil, pesawat, atau kaleng aerosol.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved