Kamis, 30 April 2026

Tahukah Anda

Misteri Kota Emas El Dorado Benar-Benar Nyatakah?

Keberadaan sebuah “kota emas” bernama El Dorado membuat orang berbondong-bondong mencarinya, termasuk bangsa Eropa yang berambisi untuk menemukannya

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SHUTTERSTOCK/NAR STUDIO
Ilustrasi emas perhiasan 

PROHABA.CO - Sebuah kota legendaris dan misterius dengan nama El Dorado konon dikenal sebagai daerah yang kaya akan emas.

Para petualang dan pemburu harta rakus dari Eropa menempuh perjalanan panjang menembus hutan, mendaki gunung liar di Amerika Selatan.

El Dorado konon adalah sebuah kota kaya raya yang terbuat dari emas, bahkan tubuh rajanya diselimuti serbuk emas.

Keberadaan sebuah “kota emas” bernama El Dorado membuat orang berbondong-bondong mencarinya, termasuk bangsa Eropa yang berambisi untuk menemukannya selama penaklukan benua Amerika.

Namun, bukti keberadaan kota di Andes, Amerika Selatan itu tidak pernah ditemukan.

Kemungkinan besar karena El Dorado sama sekali bukan sebuah kota, melainkan mengacu pada ritual kuno yang melibatkan seorang pria yang ditutupi bubuk debu emas.

Hanya saja, setelah menelusuri danau tempat upacara tersebut diadakan, peneliti hanya menemukan sedikit bukti mengenai ritual itu.

Jadi, benarkah kota emas El Dorada nyata?

Legenda El Dorado Mengutip IFL Science, Sabtu (26/8/2023) Juan Pablo QuinteroGuzmán dari Museo del Oro (Museum Emas) menjelaskan bahwa legenda El Dorado dimulai oleh penulis sejarah Spanyol abad ke-17 Juan Rodríguez Freyle, yang menggambarkan upacara penobatan yang dilakukan oleh masyarakat Muisca di Danau Guatavita di Kolombia modern.

Baca juga: Misteri Air Terjun Darah Antartika Terungkap, Berikut Penjelasannya

Baca juga: Inilah Tujuh Misteri Otak Manusia yang Belum Terpecahkan

Baca juga: Apakah Benar Temulawak Dapat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Seseorang? Berikut Penjelasannya

Menurut Freyle, pewaris kepala suku harus menghabiskan enam tahun berpuasa di sebuah gua, sebelum ditutup dengan bubuk emas dan diangkut ke tengah danau dengan rakit yang berisi bendabenda emas.

“Orang berbalut emas itu mengajukan penawarannya dengan melemparkan semua emas yang ada di kakinya ke tengah danau,” tulis Freyle.

Istilah El Dorado pertama kali kemudian dipakai oleh penakluk Spanyol Sebastián de Belalcázar.

Ia menggunakan istilah itu untuk merujuk pada suatu area di sekitar Danau Guatavita.

Meski para arkeolog telah lama berhenti mencari tempat seperti itu, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa upacara El Dorado benar-benar terjadi.

Misalnya, pada tahun 1912, insinyur Inggris Hartley Knowles mengambil banyak benda emas dan permata lainnya dari dasar danau setelah dikeringkan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved