Tahukah Anda
Misteri Kota Emas El Dorado Benar-Benar Nyatakah?
Keberadaan sebuah “kota emas” bernama El Dorado membuat orang berbondong-bondong mencarinya, termasuk bangsa Eropa yang berambisi untuk menemukannya
PROHABA.CO - Sebuah kota legendaris dan misterius dengan nama El Dorado konon dikenal sebagai daerah yang kaya akan emas.
Para petualang dan pemburu harta rakus dari Eropa menempuh perjalanan panjang menembus hutan, mendaki gunung liar di Amerika Selatan.
El Dorado konon adalah sebuah kota kaya raya yang terbuat dari emas, bahkan tubuh rajanya diselimuti serbuk emas.
Keberadaan sebuah “kota emas” bernama El Dorado membuat orang berbondong-bondong mencarinya, termasuk bangsa Eropa yang berambisi untuk menemukannya selama penaklukan benua Amerika.
Namun, bukti keberadaan kota di Andes, Amerika Selatan itu tidak pernah ditemukan.
Kemungkinan besar karena El Dorado sama sekali bukan sebuah kota, melainkan mengacu pada ritual kuno yang melibatkan seorang pria yang ditutupi bubuk debu emas.
Hanya saja, setelah menelusuri danau tempat upacara tersebut diadakan, peneliti hanya menemukan sedikit bukti mengenai ritual itu.
Jadi, benarkah kota emas El Dorada nyata?
Legenda El Dorado Mengutip IFL Science, Sabtu (26/8/2023) Juan Pablo QuinteroGuzmán dari Museo del Oro (Museum Emas) menjelaskan bahwa legenda El Dorado dimulai oleh penulis sejarah Spanyol abad ke-17 Juan Rodríguez Freyle, yang menggambarkan upacara penobatan yang dilakukan oleh masyarakat Muisca di Danau Guatavita di Kolombia modern.
Baca juga: Misteri Air Terjun Darah Antartika Terungkap, Berikut Penjelasannya
Baca juga: Inilah Tujuh Misteri Otak Manusia yang Belum Terpecahkan
Baca juga: Apakah Benar Temulawak Dapat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Seseorang? Berikut Penjelasannya
Menurut Freyle, pewaris kepala suku harus menghabiskan enam tahun berpuasa di sebuah gua, sebelum ditutup dengan bubuk emas dan diangkut ke tengah danau dengan rakit yang berisi bendabenda emas.
“Orang berbalut emas itu mengajukan penawarannya dengan melemparkan semua emas yang ada di kakinya ke tengah danau,” tulis Freyle.
Istilah El Dorado pertama kali kemudian dipakai oleh penakluk Spanyol Sebastián de Belalcázar.
Ia menggunakan istilah itu untuk merujuk pada suatu area di sekitar Danau Guatavita.
Meski para arkeolog telah lama berhenti mencari tempat seperti itu, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa upacara El Dorado benar-benar terjadi.
Misalnya, pada tahun 1912, insinyur Inggris Hartley Knowles mengambil banyak benda emas dan permata lainnya dari dasar danau setelah dikeringkan.
Sedangkan pada tahun 1969, petani lokal menemukan rakit emas di gua terdekat di dekat Danau Guatavita, menjadi bukti kuat untuk ritual kuno tersebut.
Pencarian El Dorado Untuk mencari bukti lebih lanjut, QuinteroGuzmán dan rekanrekannya mencari artefak di sekitar Danau Guatavita yang menunjukkan bahwa acara seremonial berskala besar rutin diadakan di sana.
Namun, yang mengejutkan, mereka hanya menemukan 157 pecahan keramik.
Fakta bahwa bejanabejana ini tampaknya berisi minuman beralkohol kuno chicha menunjukkan bahwa bejana-bejana tersebut memang digunakan dalam acara-acara seremonial, tetapi kegiatan ritual tersebut tidak berskala besar.
(Kompas.com)
Baca juga: Ilmuwan Australia Temukan Kuburan Hiu Misterius, Harta Karun Yang Dapat Mengungkap Rahasia Masa Lalu
Baca juga: Harta Karun Ditemukan di Bawah Sphinx, Rupanya Tersembunyi di Ruang Rahasia Seluas 100 meter
Baca juga: Penyelam Temukan Harta Karun Kekaisaran Romawi di Dasar Laut
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apakah Kota Emas El Dorado Nyata?",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-emas-perhiasan-1.jpg)