Berita Kriminal

Heboh! Murid SD di Samosir Mengaku Hampir Diculik

Kasus penculikan anak memang sering terjadi dimana saja, seperti yang dialami seorang murid SD di Kabupaten Samosir, Sumatra Utara, mengaku hampir

Editor: Muliadi Gani
Attn
Ilustrasi penculikan dengan modus memberi tumpangan 

PROHABA.CO, MEDAN - Kasus penculikan anak memang sering terjadi dimana saja, seperti yang dialami seorang murid SD di Kabupaten Samosir, Sumatra Utara, mengaku hampir diculik pria menggunakan mobil.

Sontak saja, cerita tersebut viral dan ramai diperbincangkan oleh publik dan videonya viral di media sosial.

Kata murid SD tersebut, peristiwa terjadi saat dia hendak pulang les matematika.

Berdasarkan video yang diunggah akun facebook J Walchott Sihaloho, tampak anak tersebut menceritakan kronologi percobaan penculikan yang baru dialaminya ke keluarganya.

Awalnya kata murid itu baru saja pulang les di salah satu sekolah di Kecamatan Simanindo

Dia sempat diantar gurunya, tapi tidak sampai rumah karena sang guru ada keperluan lain.

Terus saat siswi itu, berjalan menuju rumahnya ada pengendara motor menawarkan tumpangan.

Namun, tidak jadi karena jarak rumahnya terlalu jauh.

Kemudian tidak lama berselang sebuah mobil mendekatinya.

"Berhentilah lagi mobil, dua orang (di dalam mobil) itu, satu (orang) di dalam mobil nengok nengok aku, satu keluar (menemui)," ujar murid tersebut.

Baca juga: Gadis Remaja Disabilitas Diculik dan Dirudapaksa 3 Pria

Kata murid tersebut, pria yang keluar dari mobil lalu mengejarnya dan lalu berusaha memegang tangannya.

"Langsung pergi lah aku ke rumah tukang lontong (di sekitar lokasi kejadian) itu, sampai setengah jam aku duduk di situ, (mereka) nunggu nunggu aku lewat," kata siswa tersebut.

Kronologi versi polisi Terpisah Kasi Humas Polres Samosir Brigadir Vandu Marpaung mengatakan polisi telah menyelidiki isu tersebut dengan memeriksa murid tersebut dan juga saksi lainnya.

Vandu menyebutkan, peristiwa bermula pada Kamis (7/9/2023), pukul 15.00 WIB. Awalnya siswa berinisial J tersebut baru pulang les matematika dia lalu diantar oleh gurunya dengan mengendarai sepeda motor.

"Sesampainya di simpang Pelabuhan Simanindo ibu guru murid itu mengatakan 'turun disinilah ya, Ibu ada keperluan ke pelabuhan, kamu naik angkot aja, tapi kalo ada yang mau menawarkan mengantarkanmu, jangan mau, kalau bisa lari," ujar Vandu menirukan ucapan guru J, Minggu (10/9/2023).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved