Rabu, 8 April 2026

Pelecehan Seksual

Diduga Cabuli Santri, Guru Madrasah Diadukan ke Polisi

Para orang tua siswa madrasah diniyah di Desa Sengon, Kecamatan Tanjung, Brebes mengadukan guru madrasah ke Polres Brebes. Pengaduan ini terkait ...

Editor: Muliadi Gani
Kompas.com/ Tresno Setiadi
Sejumlah bocah diduga korban pencabulan oknum guru madrasah di Kecamatan Tanjung, Brebes, Jawa Tengah didampingi pihak keluarga berencana melaporkan ke pihak kepolisian menggunakan mobil siaga desa setempat, Rabu (20/9/2023) sore. 

PROHABA.CO, BREBES - Para orang tua siswa madrasah diniyah di Desa Sengon, Kecamatan Tanjung, Brebes mengadukan guru madrasah ke Polres Brebes.

Pengaduan ini terkait dugaan tindakan cabul guru madrasah terhadap belasan muridnya.

Hingga Kamis petang (21/9), polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para korban dan orang tuanya.

Tak terima anak-anaknya diduga dicabuli, sejumlah orang tua santri akhirnya mengadukan oknum guru MK (52) ke Polres Brebes.

KBO Satreskrim Polres Brebes, Iptu Puji Heryati mengungkapkan, sejumlah orang tua mengadukan kasus itu dengan mendatangi Markas Polres Brebes, pada Rabu (20/9/2023) malam. “Iya.

Semalam sudah ada pengaduan dari orangtua korban.

Nanti akan dilidik,” kata Puji, saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (21/9/2023).

Puji mengungkapkan, pihaknya berencana memanggil para orang tua dan anak-anaknya untuk dimintai keterangan sebagai proses penyelidikan.

Baca juga: Modus Rukyah, Oknum Guru Ngaji di Bandung Ajak Santri Berhubungan Badan

Baca juga: Penjaga Sekolah di Karawang Ditangkap karena Cabuli Murid SD

Baca juga: Elon Musk akan Segera Uji Coba Tanam Chip pada Otak Manusia

“Dijadwalkan hari ini (kemarin-red) dimintai keterangan dalam proses penyelidikan.

Kalau perlu nanti divisum,” pungkas Puji.

Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3KB) Brebes, Fatkhiyaturrohmah, mengungkapkan, pihaknya sempat mendampingi para orang tua saat membuat pengaduan ke Polres.

Pihaknya mewakili Pemkab akan melakukan pendampingan para korban selama menjalani proses pemeriksaan.

“Hari ini rencananya akan diperiksa. Kami akan mendampingi sebagai wakil dari Pemkab Brebes,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, guru madrasah diniyah dilaporkan ke aparat pemerintah desa lantaran diduga mencabuli belasan santrinya di Desa Sengon, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Rabu (20/9/2023).

Orang tua santri yang geram menggeruduk balai desa setempat dan meminta agar guru ngaji berinisial MK (52) diproses hukum agar mendapat ganjaran setimpal.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved