Jumat, 1 Mei 2026

Israel vs Palestina

Hamas Serang Israel, Ini Alasan Kelompok Militan Islam Palestina

Serangan mendadak yang digencarkan oleh kelompok Hamas palestina dengan menggabungkan orang-orang bersenjata yang melanggar penghalang keamanan.

Tayang:
Penulis: Sahasnataini | Editor: Jamaluddin
//asset-2.tstatic.net/prohaba/foto/bank/images/Polisi-Israel-di-kompleks-Masjid-Al-Aqsa-berlatar-Masjid-Kubah-Batu-Dome-of-Rock.jpg
Polisi Israel di kompleks Masjid-Al-Aqsa berlatar belakang Masjid Kubah Batu Dome of Rock. 

PROHABA.CO - Kelompok militan Islam Palestina, Hamas, menyerang Israel pada saat Hari Raya Yahudi, Simchat Torah.

Serangan mendadak yang digencarkan oleh kelompok Hamas dengan menggabungkan orang-orang bersenjata yang melanggar pengalang keamanan dan rentetan roket yang ditembakkan dari Gaza ke Israel.

Serangan yang terjadi pada hari Sabtu (7/10/2023) ini merupakan serangan yang bertepatan dengan 50 tahun 1 hari setelah pasukan Mesir dan Suriah melancarakan serangan pada hari raya Yahudi Yom Kippur.

Serangan itu sebagai upaya untuk merebut kembali wilayah yang diambil Israel selama konflik pada tahun 1976.

Kronologi penyerangan Hamas terhadap Israel

Hamas menyerang menggunakan rentetan besar roket ke Israel selatan dengan sirine terdengar hingga Tel Aviv dan Beersheba.

Baca juga: Kamp Pengungsian Dibom Tentara Israel, Sejumlah Warga Palestina Meninggal

Dalam serangan awal, Hamas meluncurkan sekitar 5.000 roket.

Sementara menurut penjelasan militer Israel, ada 2.500 roket yang ditembakkan Hamas.

Kawasan yang menjadi tempat pemukiman Israel dikepul asap setelah sirine dibunyikan.

Orang-orang yang berada di kawasan pemukiman Israel berlindung di balik bangunan sebagai upaya perlindungan diri.

Namun dilaporkan bahwa setidaknya satu wanita tewas akibat roket tersebut.

Mengutip dari Aljazeera, Mohammed Deif, Kepala Brigade al-Qassam, militer sayap Hamas mengatakan, “Kami mengumumkan dimulainya Operasi Banjir Al-Aqsa dan kami mengumumkan bahwa serangan pertama, yang menargetkan posisi musuh, bandara, dan benteng militer, melebihi 5.000 rudal dan peluru.”

Faktor penyerangan Hamas terhadap Israel

Serangan roket tersebut berfungsi sebagai kedok untuk infiltrasi multicabang yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh para pejuang Palestina dengan militer Israel yang mengatakan pada pukul 07:40 (04:40 GMT) bahwa orang-orang bersenjata Palestina sudah menyeberang ke Israel.

Kebanyakan pejuang masuk melalui pelanggaran penghalang keamanan yang memisahkan Gaza dan Israel. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved