Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Viral

Penembakan Massal Terjadi di Maine, 22 Orang Meninggal Dunia

Pejabat penegak hukum Maine mengatakan bahwa mereka sedang mencari seorang tersangka pria berusia 40 tahun bernama Robert Card.

Tayang:
Penulis: TM Farizi | Editor: Muliadi Gani
KANTOR SHERIFF ANDROSCOGGIN COUNTY VIA KOMPAS.COM
Foto tersangka penembakan di Lewiston, negara bagian Maine, Amerika Serikat (KANTOR SHERIFF ANDROSCOGGIN COUNTY via SKY NEWS) 

PROHABA.CO - Terjadi penembakan massal yang mengerikan di kota Lewiston, Maine, Amerika serikat.

Peringatan darurat telah diumumkan disebuah daerah tersebut.

Pada Rabu (25/10/2023) sebanyak 22 orang meninggal dunia dan 50 hingga 60 orang terluka di sekitar lokasi tersebut.

Pejabat penegak hukum Maine mengatakan bahwa mereka sedang mencari seorang tersangka pria berusia 40 tahun bernama Robert Card.

Yang mereka identifikasi sebagai orang yang diduga terlibat dalam penembakan fatal di sebuah bar dan arena bowling.

Polisi juga meminta penduduk setempat untuk waspada dan tetap berada dirumah mereka.

Baca juga: SEREM, Aksi Penembakan di Mal Bangkok

"Ada penembak aktif di Lewiston.

Kami meminta orang-orang untuk berlindung di tempat.

Harap tetap berada di dalam rumah Anda dengan pintu terkunci.

Penegakan hukum saat ini sedang menyelidiki di beberapa lokasi," kata Polisi Negara Bagian Maine di X.

Polisi setempat juga memposting foto penembak Robert CArd di Facebook yang membawa senajata semi-otomatis didalam arena bowling, dan mengatakan bahwa dia harus dianggap bersenjata dan berbahaya.

"Penegak Hukum sedang berusaha menemukan Robert Card (40), sebagai orang yang berkepentingan terkait penembakan massal di Schemengees Bar dan Rekreasi Waktu Luang malam ini."

Baca juga: Aksi Penembakan Resahkan Warga, OTK Tembak Rumah Guru TK di Kulon Progo

"CARD harus dianggap bersenjata dan berbahaya," kata Departemen Kepolisian Lewiston, dilansir dari NDTV, pada Kamis (26/10/2023).

Tak hanya itu, polisi juga merilis gambar kendaraan SUV berwarna putih yang diduga digunakan pelaku untuk melarikan diri.

Bumper depan kendaraan tersebut mungkin telah di cat hitam

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved