Selasa, 12 Mei 2026

Kriminal

Perampokan Unik di Apotek Florida, Pelaku Todongkan Senpi Minta Viagra

Aksi perampokan terjadi di Amerika Serikat, dimana seorang perampok bersenjata api (senpi) meminta Viagra dan obat resep lainnya dari pegawai apotek

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SHUTTERSTOCK
viagra 

PROHABA.CO, MIAMI - Aksi perampokan terjadi di Amerika Serikat, dimana seorang perampok bersenjata api (senpi) meminta Viagra dan obat resep lainnya dari pegawai apotek di sebuah toko.

Viagra merupakan obat yang digunakan untuk mengobati gangguan fungsi seksual pada pria, yaitu disfungsi ereksi.

Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan aliran darah ke alat kelamin pria sehingga dapat mempertahankan ereksi saat berhubungan seksual.

Penggunaan obat ini harus sesuaidengan petunjuk dokter.

Ketika ada seorang pria berpistol datang ke sebuah apotek meminta Viagra, hal ini tentu saja membuat staf apotek bingung.

Apalagi perampok itu menyerahkan sebuah catatan tulisan tangan yang aneh.

Baca juga: Perampok Beraksi di Minimarket Kembangan, Berpura-Pura Beli Rokok

Perampok yang belakangan diketahui merupakan penduduk Florida berusia 23 tahun itu bernama Thomas Mues.

Ia memberikan instruksi terperinci kepada para apoteker melalui sebuah catatan yang ia serahkan ke apoteker.

Menurut Fox News, Kepolisian Orlando mengatakan bahwa Thomas Mues memberikan catatan tulisan tangan kepada para apoteker di toko CVS sekitar pukul 18.00.

Isi catatan itu mengindikasikan bahwa ia memiliki pistol dan akan menembak mereka jika tidak diberikan pil yang tertera pada catatan tersebut.

“Ini adalah perampokan bersenjata, tolong bekerja sama.

Saya tidak ingin menyakiti Anda.

Baca juga: Babinsa Sawang dan Warga Gotong Royong Bersihkan Jalan Tertimbun Tanah Longsor

Baca juga: Poldasu Ringkus Sindikat Perampok Nasabah Bank, Beraksi di Berbagai Provinsi hingga Luar Negeri

Anda tidak boleh membuat orang lain khawatir atau saya akan menembak orang terdekat saya!

Tolong ikuti petunjuk ini, atau saya akan menembak orang yang paling dekat dengan saya,” tulisnya.

Unggahan media sosial Kepolisian Orlando menyebut, petugas tiba di lokasi saat tersangka, Thomas Mues, berjalan ke luar dari toko.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved