Kamis, 23 April 2026

Tahukah Anda

Mengapa Bumi Lebih Menarik bagi Alien Saat Zaman Dinosaurus, Menurut Penelitian

Mari berandai-andai, jika memang ada kehidupan lain di alam semesta, apakah alien juga akan mencari keberadaan Bumi, seperti halnya kita?  Kemungkinan

Editor: Muliadi Gani
Istimewa
Ilustrasi Dinosaurus dan Alien. Mengapa Bumi Lebih Menarik bagi Alien Saat Zaman Dinosaurus? 

PROHABA.CO - Mari berandai-andai, jika memang ada kehidupan lain di alam semesta, apakah alien juga akan mencari keberadaan Bumi, seperti halnya kita?  Kemungkinan itu bisa saja terjadi.

Potensi Bumi untuk menarik makhluk luar angkasa mungkin lebih besar pada zaman dinosaurus dibandingkan pada zaman sekarang, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh ahli astrobiologi dari Cornell University.

Namun, sebuah studi baru menunjukkan bahwa alien akan lebih mudah mendeteksi Bumi saat zaman dinosaurus dibandingkan saat ini.

Mengapa demikian?

Kesimpulan tersebut didapat setelah ahli astrobiologi Rebecca Payne dan astronom Lisa Kaltenegger dari Cornell University memodelkan 540 juta tahun terakhir sejarah Bumi.

Baca juga: Kapan Manusia Pertama Kali Berpikir tentang Penampakan Alien?

Mengutip Science Alert, Sabtu (11/11/2023) dalam pemodelan itu, mereka melihat bagaimana berbagai biomarker yang digunakan untuk mendeteksi tanda-tanda kehidupan dalam jarak yang sangat jauh mungkin telah berubah.

Peneliti menemukan dua pasang biomarker, yaitu oksigen dan metana, serta ozon dan metana, jauh lebih lebih kuat dan dapat dideteksi sekitar 100 hingga 300 juta tahun yang lalu dibandingkan saat ini.

Hal ini terutama disebabkan oleh menjamurnya tanaman hijau yang menghasilkan tingkat oksigen yang jauh lebih tinggi ke atmosfer pada saat itu.

Artinya, teleskop alien bisa saja melihat planet kita jauh lebih mudah selama era Jurassic dibandingkan sekarang.

“Tanda-tanda yang lebih jelas ini bisa lebih baik dalam menunjukkan tanda kehidupan Bumi dan bahkan di tempat lain di kosmos,” kata Kaltenegger.

Baca juga: Dinosaurus Setinggi Gedung Berlantai Dua, Makhluk Terbesar di Bumi

Baca juga: Di Bawah Es Antartika Ditemukan Fosil Air Laut

Lebih lanjut, melansir IFL Science, selama peneliti fokus meneliti 540 juta tahun terakhir sejarah Bumi, peneliti menemukan kadar oksigen berfluktuasi sekitar 15 hingga 30 persen.

Ketika oksigen mencapai puncaknya, sekitar 30 persen, dinosaurus mulai berkembang biak.

Hal ini dapat menjadi indikasi pula jika kita menemukan tingkat oksigen setinggi itu di planet lain, maka planet dapat menjadi tempat tinggal bagi mahluk-mahluk besar seperti yang ditemukan di Bumi.

Studi tentang ini sudah dipublikasikan di Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.

(Kompas. com)

Baca juga: Ikan dari Zaman Dinosaurus Ditemukan Masih Hidup

Baca juga: Fosil 480 Juta Tahun Ternyata Nenek Moyang Bintang Laut

Baca juga: Peneliti Temukan Hewan Purba yang Sempat Dikira Punah di Pegunungan Papua

 

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bumi Lebih Menarik bagi Alien Saat Zaman Dinosaurus, Kenapa Begitu?", 

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved