Sejarah Hari Ini
14 Desember Jadi Hari Sejarah Nasional, Berikut Penjelasan Singkatnya
Dalam seminar ini dibicarakan tentang 'landasan filsafat sejarah nasional', 'masalah periodisasi sejarah', 'penulisan buku pelajaran' dan sebagainya.
Penulis: Rizka Amanda | Editor: Jamaluddin
2. Pada kalangan sejarawan berkembang kesadaran perlunya sejarah nasional Indonesia yang nasionalistik, yaitu menempatkan masyarakat Indonesia sebagai pemeran sentral.
3. Terdapat perbedaan pandangan di antara peserta seminar, terutama Soedjatmoko dan Muhammad Yamin, tentang landasan filosofis dan metodologi yang digunakan untuk menyusun sejarah nasional Indonesia (Klooster, 1985: 75-87).
Kemudian pada masa orde baru, Klooster menemukan kecenderungan penulisan sejarah lokal oleh sejarawan akademik.
Sementara itu, Seminar Sejarah tahun 1957 ini akan selalu dikenang sebagai seminar ketika berbagai pemikiran mendalam dan kreatif tentang sejarah bangsa diajukan.
Seminar Sejarah 1957 cukup meninggalkan dampak yang menunjukkan jalur pelayaran mana yang perlu ditempuh untuk mengarah kepada historiografi nasional.
Ditetapkannya Hari Sejarah Indonesia menjadi momen untuk mengembangkan kesejarahan baik secara kuantitas maupun kualitas dalam meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. (Penulis adalah mahasiswa internship dari Universitas Malikussaleh, Aceh Utara)
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Hari-Sejarah-Nasional.jpg)