Sabtu, 11 April 2026

Berita Aceh Besar

WADUH, Minyak CPO Kembali Tumpah di Gunung Kulu

Dia mengatakan, tumpahan CPO itu sudah kesekian kalinya terjadi di kawasan Lhoong. Khususnya di kawasan Gunung Kulu dan Paro.

Penulis: Redaksi | Editor: Fadil Mufty
SERAMBINEWS.COM / PROHABA.CO
Truk tangki pengangkut minyak Crude Palm Oil (CPO) kembali tumpah di tanjakan  kawasan Gunung Kulu, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, Rabu (20/12/2023). 

PROHABA.CO -- Truk tangki pengangkut minyak Crude Palm Oil (CPO) kembali tumpah di tanjakan  kawasan Gunung Kulu, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, Rabu (20/12/2023).
 
Tumpahan minyak CPO itu terjadi sekitar pukul 17.00 Wib sore. Akibat tumpahan CPO tersebut, sejumlah kendaraan yang melintas sempat tergelincir. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat tumpahan CPO tersebut.

Armiadi salah seorang warga yang melintas di kawasan tersebut mengatakan, kondisi tempat tumpahan CPO itu berada di pinggir jalan. Di mana mobil tangki tersebut, sedikit kesulitan ketika menanjak di area tikungan gunung tersebut.

"Bahkan ada salah satu mobil yang tampak tergelincir ketika menanjak akibat tumpahan CPO itu," katanya.

Dia mengatakan, tumpahan CPO itu sudah kesekian kalinya terjadi di kawasan Lhoong. Khususnya di kawasan Gunung Kulu dan Paro.

Ia berharap, bagi perusahaan sawit agar tidak lagi menggunakan mobil-mobil pengangkut CPO yang sudah tidak layak. Pasalnya, ketika di area tanjakan, ia tidak bisa mendaki dan mengakibatkan tumpahnya CPO yang diangkut.

“Sebulan bisa sampai dua kali minyak CPO ini tumpah. Dan dampaknya bisa membahayakan pengendara lain yang melintas,” ujarnya.

Beruntung tumpahan CPO yang terjadi kali ini tidak sampai menggenangi badan jalan. Pasalnya, ketika CPO itu tumpah, supir mobil tangki itu langsung menepikan mobilnya.

Karena hal itu pula, ia berharap pemerintah setempat baik Dishub dan sebagainya memberikan perhatian khusus akan sering terjadinya tumpahan CPO itu.

“Tolong beri perhatian khusus dari pemerintah. Karena ini sering kali terjadi, dan bisa membahayakan pengendara yang melintas. Karena yang melewati rute lintas kabupaten bahkan provinsi,” pungkasnya.(Indra Wijaya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved