Luar Negeri
Melihat Forest City, Kota Hantu Buatan Cina di Malaysia
” Pengembang properti terbesar Cina, Country Garden, meluncurkan megaproyek Forest City yang bernilai 100 miliar dolar AS (Rp1.536 triliun)—di bawah
PROHABA.CO - Saya berhasil keluar dari tempat ini,” ujar Nazmi Hanafiah seraya tertawa dengan sedikit gugup.
Setahun yang lalu, insinyur IT itu pindah ke Forest City, kompleks perumahan luas buatan Cina di Johor, Malaysia.
Dia menyewa flat satu kamar di menara apartemen yang menghadap lautan. Enam bulan kemudian, dia tidak tahan lagi.
Dia tidak mau tinggal di tempat yang dijulukinya “kota hantu” itu.
“Saya tidak peduli akan deposit saya, saya tidak peduli tentang uang. Saya hanya harus keluar,” ujarnya.
Kami mengajak Nazmi untuk bertemu di blok menara di Forest City— tempat dia dulu tinggal.
“Bulu kuduk saya berdiri kembali ke sini,” akunya.“Sepi rasanya di sini, hanya Anda dan pikiran-pikiran Anda.
” Pengembang properti terbesar Cina, Country Garden, meluncurkan megaproyek Forest City yang bernilai 100 miliar dolar AS (Rp1.536 triliun)—di bawah kerangka “Inisiatif Sabuk dan Jalan”—pada 2016. Saat itu, ledakan properti Cina sedang di puncaknya.
Para pengembang meminjam uang dalam jumlah besar untuk membiayai proyek baik di dalam maupun luar negeri untuk konsumen kelas menengah.
Di Malaysia, rencana Country Garden adalah membangun kota metropolis ramah lingkungan yang menghadirkan lapangan golf, taman tirta, perkantoran, bar-bar, dan restoran-restoran.
Country Garden berkata, Forest City akan menjadi rumah bagi hampir satu juta orang. Delapan tahun berlalu, proyek ini menjadi simbol pengingat bahwa Anda tidak perlu tinggal di Cina untuk merasakan efek krisis properti di negara tersebut.
Baca juga: Inggris, AS, Uni Eropa, dan Cina Deklarasikan Bahaya Bencana AI, Aktris Scarlett Tempuh Upaya Hukum
Saat ini, hanya 15 persen dari keseluruhan proyek telah dibangun da berdasarkan perkiraan terkini lebih dari 1 persen saja dari total pembangunan sudah dihuni.
Kendati menghadapi utang lebih dari 200 miliar dolar AS (Rp 3,1 kuadriliun), Country Garden mengatakan kepada BBC mereka “optimistis” rencana keseluruhan dapat dirampungkan.
Suasananya seram sini Forest City digadanggadang sebagai “surga impian bagi seluruh umat manusia.”
Namun kenyataannya, proyek ini ditujukan kepada pasar domestik Cina, terutama orang-orang yang ingin punya rumah kedua di luar negeri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Forest-City-dirancang-menjadi-rumah-bagi-hampir-satu-juta-orang.jpg)