Selasa, 14 April 2026

Konflik Palestina vs Israel

Kelompok Houthi Yaman Serang Pelabuhan Eilat di Israel

Tidak ada korban dalam serangan tersebut dan perusahaan pelayaran tersebut akan melakukan penilaian dan melaporkan kepada koalisi angkatan laut AS.

Penulis: Luthfi Alfizra | Editor: Muliadi Gani
Mohammed Huwais/AFP
Angkatan bersenjata yang setia kepada pemberontak Houthi Yaman berbaris melalui jalan-jalan Sanaa untuk menunjukkan solidaritas terhadap Palestina pada 15 Oktober 2023. 

Kelompok Houthi Yaman Serang Pelabuhan Eilat di Israel

PROHABA.CO - Kota pelabuhan Israel, Eilat di Israel dan juga sebuah kapal komersial di Laut Merah menjadi target serangan kelompok Houthi Yaman pada Selasa (26/12/2023).

Serangan tersebut bertujuan untuk menekan Israel agar mengakhiri perang di Gaza.

Melansir dari Aljazeera, juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea mengatakan pada Selasa (26/12/2023) bahwa kelompok itu melakukan serangan dengan menggunakan drone di Eilat dan daerah lain di Palestina yang diduduki Israel.

Beliau juga mengatakan kelompok itu juga meluncurkan rudal ke kapal MSC United di Laut Merah.

Hal tersebut dilakukan setelah kapal tersebut menolak tiga seruan dari kelompok Houthi.

Pihak MSC Mediterranean telah mengkonfirmasi bahwa MSC United VIII yang sedang dalam perjalanan dari pelabuhan King Abdullah di Arab Saudi menuju ke Karachi di Pakistan diserang pada Selasa (26/12/2023).

Tidak ada korban dalam serangan tersebut dan perusahaan pelayaran tersebut akan melakukan penilaian dan melaporkan kepada koalisi angkatan laut pimpinan AS di Laut Merah.

Pernyataan itu muncul beberapa jam setelah kelompok maritim Inggris mengatakan mereka menerima laporan tentang insiden yang melibatkan kapal di lepas pantai Yaman , mengatakan bahwa drone terlihat dan terdengar ledakan.

Inseden penyerangan tersebut terjadi sekitar 60 mil laut (111 km) di luar pelabuhan Hodeidah Yaman, kata Operasi Perdagangan maritim Inggris (UKMTO).

"Sebuah kapal pelayaran komersial diserang oleh dua drone bunuh diri," kata koresponden Aljazeera Resul Serdar yang melaporkan dari Djibouti di Afrika timur seberang laut Yaman.

Baca juga: Perkuat Houthi di Laut Merah, Iran Borong Rudal Talaeiyeh dan Heli Pintar 

Baca juga: Hamas Sukses Lawan Israel dalam Empat Hari Terakhir, IDF Masuk Jebakan

“Di dalamnya (UKMTO) mengatakan drone tidak menyebabkan kerusakan apa pun di kapal.

Kapal tersebut sekarang aman, melanjutkan pelayarannya, dan mereka terus berkomunikasi dengan koalisi angkatan laut yang dibentuk oleh Amerika Serikat.”

Insiden ini terjadi di tengah ketegangan tinggi di Laut Merah, tempat kelompok Houthi menargetkan kapal-kapal komersial sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina selama berminggu-minggu.

Laporan UKMTO tersebut menyusul dua ledakan lain yang menimpa sebuah kapal di lepas pantai Hodeidah pada Selasa pagi (26/12/2023).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved