Rabu, 20 Mei 2026

Konflik Palestina vs Israel

Hamas Sukses Lawan Israel dalam Empat Hari Terakhir, IDF Masuk Jebakan

Juru bicara militer Brigade Al-Qassam, Abu Ubaida, mengumumkan pada Minggu (24/12/2023) malam bahwa pejuang Al-Qassam telah meraih beberapa kesuksesan

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: TANGKAPAN LAYAR TWITTER/@AVOLANZA
Juru Bicara Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, Abu Ubaida, mengumumkan bahwa brigade Al-Qassam berhasil menghancurkan 180 kendaraan militer Israel, sejak berakhirnya gencatan senjata 10 hari lalu. 

PROHABA.CO, YERUSALEM - Brigade Al Qassam semakin bringas dalam menghadapi pasukan Zionis di Jalur Gaza.

Juru Bicara Hamas mengumumkan kesuksesan pihaknya melawan Israel dalam empat hari terakhir.

Juru bicara militer Brigade Al-Qassam, Abu Ubaida, mengumumkan pada Minggu (24/12/2023) malam bahwa pejuang Al-Qassam telah meraih beberapa kesuksesan militer dalam empat hari terakhir.

Dikutip dari Al Mayadeen, Abu Ubaida mengumumkan 35 kendaraan militer Israel hancur seluruhnya atau sebagian, 48 tentara Israel dilikuidasi, dan puluhan orang terluka dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

Ia tambahkan, 24 operasi militer dilaksanakan dengan menargetkan pasukan pendudukan Israel dengan peluru dan alat peledak rakitan (IED).

Selain itu, Abu Ubaida menyebut dua terowongan diledakkan setelah dijadikan jebakan untuk menghabisi tentara unit Yahalom, korps teknik tempur IDF.

Dia juga melaporkan enam operasi penembakan jarak jauh yang berhasil Selain itu, Brigade Qassam menembakkan rentetan roket ke pemukiman di Um Al-Rashrash.

Baca juga: Detik-Detik Brigade Al-Qassam Meledakkan Jeep Hummer Israel hingga Lari Terbirit-birit

Netanyahu mengaku Ketika pasukan perlawanan Palestina Hamas menghancurkan barisan tentara Israel yang menyerang di Gaza, rezim Israel menjadi semakin khawatir tidak hanya mengenai prospek keberhasilan invasi darat, tetapi juga kerugian yang semakin besar.

Sebelumnya, pada hari Minggu (24/12/2023), Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengakui ia harus membayar harga yang mahal atas perang di Gaza karena banyaknya tentara Israel yang tewas.

“Ini adalah pagi yang sulit, setelah hari yang sangat sulit dalam pertempuran di Gaza,” kata Netanyahu.

“Perang ini memerlukan pengorbanan yang sangat besar, tapi kami tidak punya pilihan selain terus berjuang.”

“Kami melanjutkan dengan kekuatan penuh hingga akhir, hingga kemenangan, hingga kami mencapai semua tujuan kami: penghancuran Hamas, kembalinya sandera kami, dan memastikan bahwa Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi negara Israel,” ujarnya.

“Biarlah jelas: Ini akan menjadi perang yang panjang sampai Hamas tersingkir dan kita memulihkan keamanan di utara dan Selatan,” tambahnya.

Pasukan pendudukan Israel mengatakan sebanyak 485 tentara Israel telah tewas sejak 7 Oktober.

Baca juga: Ratusan Orang Tewas Usai Israel Bombardir Gaza Utara, Termasuk Kamp Pengungsi

Sementara, korban yang jatuh di pihak Palestina sudah mencapai lebih dari 20.000 orang.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved