Sabtu, 2 Mei 2026

Konflik Amerika vs Iran

Harga Minyak Dunia Turun Usai Iran Buka Akses Selat Hormuz, Trump Ucap Terima Kasih

Pemerintah Iran pada Jumat (17/4/2026), menyatakan bahwa Selat Hormuz kini “sepenuhnya terbuka” untuk semua kapal komersial selama sisa periode

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Foto: Sergei Karpukhin, TASS/Kremlin
MENLU IRAN - Foto ini diambil dari laman Presiden Rusia pada Kamis (7/8/2025), memperlihatkan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (tidak terlihat dalam foto) di Moskow pada 23 Juni 2025. Pada 8 April 2026, Araghchi mengumumkan Iran akan membuka Selat Hormuz selama 2 minggu setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan sementara setelah perundingan yang dimediasi Pakistan. 

Ringkasan Berita:
  • Iran buka Selat Hormuz: Pemerintah Iran menyatakan jalur strategis itu sepenuhnya terbuka untuk kapal komersial selama gencatan senjata.
  • Respons AS: Presiden Donald Trump menyambut positif langkah Iran, namun blokade angkatan laut terhadap Iran tetap berlaku hingga kesepakatan final tercapai.
  • Dampak global: Harga minyak turun sekitar 9 persen setelah pengumuman, memberi harapan stabilitas pasokan energi dunia meski risiko resesi global masih mengintai.

 

PROHABA.CO - Pemerintah Iran pada Jumat (17/4/2026), menyatakan bahwa Selat Hormuz kini “sepenuhnya terbuka” untuk semua kapal komersial selama sisa periode gencatan senjata.

Pengumuman ini menjadi kabar penting bagi dunia internasional, mengingat Selat Hormuz adalah salah satu jalur pelayaran paling strategis yang mengangkut sebagian besar pasokan minyak dan gas global.

"Pembukaan Selat Hormuz merupakan kabar baik bagi semua negara di seluruh dunia," tulis ulasan WN, Jumat.

Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menyampaikan pengumuman tersebut melalui unggahan di platform X.

“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata.”

Ia menegaskan bahwa jalur aman akan diterapkan pada rute terkoordinasi sesuai arahan Organisasi Pelabuhan dan Maritim Republik Iran.

“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka,” tulis Araghchi.

Baca juga: Iran Tutup Kembali Jalur Minyak di Selat Hormuz Setelah Serangan Militer Israel ke Lebanon

Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Hizbullah Lebanon

Langkah Iran ini muncul sehari setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Hizbullah Lebanon

Sebelumnya, Trump telah memberlakukan blokade angkatan laut di Selat Hormuz, termasuk terhadap seluruh pelabuhan Iran.

Namun, setelah pengumuman dari Teheran, Trump menyampaikan ucapan terima kasih kepada Iran melalui unggahan di Truth Social.

Ia menulis bahwa Selat Hormuz kini terbuka untuk bisnis dan lalu lintas penuh, meski blokade angkatan laut tetap berlaku bagi Iran hingga kesepakatan final tercapai.

SELAT HORMUZ - Peta Selat Hormuz. Iran Klaim Kendali Selat Hormuz, Situasi Ini Disebut Bisa Jadi Jebakan bagi Donald Trump. (Google Maps)
SELAT HORMUZ - Peta Selat Hormuz. Iran Klaim Kendali Selat Hormuz, Situasi Ini Disebut Bisa Jadi Jebakan bagi Donald Trump. (Google Maps) (PROHABA.CO/ASAR Humanity/Akhi Munandar)

Trump menambahkan bahwa proses negosiasi dengan Iran berjalan cepat karena sebagian besar poin sudah disepakati.

“Selat Hormuz sepenuhnya terbuka dan siap untuk bisnis dan lalu lintas penuh, tetapi blokade angkatan laut akan tetap berlaku sepenuhnya hanya untuk Iran, sampai transaksi kita selesai 100 persen.

Proses ini seharusnya berjalan sangat cepat karena sebagian besar poin sudah dinegosiasikan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved