Minggu, 31 Mei 2026

Berita Duka

Tertimpa Batu Sebesar Batako, Mahasiswa Aceh di Mesir Meninggal Dunia Setelah 3 Hari Dirawat di RS

Mahasiswa asal Nagan Raya yang Bernama Mulia Nata bin Tgk Jumadi (29), meninggal di Kairo, pada Kamis (11/1/2024) pukul 14.00 waktu Mesir.

Tayang:
Editor: Jamaluddin
SERAMBINEWS.COM
Almarhum Mulia Nata bin Tgk Jumadi. 

“Setelah tiga hari dirawat di Rumah Sakit Mustafa Al Husein, kondisi Teungku Mulia sempat membaik namun belum sadarkan diri dan pada Kamis siang beliau mengembuskan nafas terakhir,” ujar Tgk Sofyan melalui pesan tertulis yang diterima pihak keluarga Mulia Nata.

PROHABA.CO Inna Lillahi wa Inna ilaihi Rajiun.

Seorang mahasiswa Aceh yang sedang kuliah di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, meninggal dunia setelah tertimpa batu sebesar batako yang diduga jatuh dari sebuah gedung tua di sekitar tempat tinggalnya di sana.

Mahasiswa asal Nagan Raya yang Bernama Mulia Nata bin Tgk Jumadi (29), meninggal di Kairo, pada Kamis (11/1/2024) pukul 14.00 waktu Mesir.

Mulia Nata merupakan mahasiswa Universitas Al Azhar angkatan 2018.

Ia sebelumnya tertimpa sebongkah batu sebesar batako yang diduga jatuh dari sebuah gedung tua.

Saat itu Mulia Nata sedang berada di sebuah jalan sempit kawasan Distrik Darrasah, Mesir pada Minggu (7/1/2024) malam.

Seperti biasa, ia keluar pada malam hari untuk shalat Isya di masjid terdekat.

Distrik tersebut merupakan distrik terpadat karena merupakan pusat Al-Azhar.

Di distrik itu sangat mudah dijumpai majelis-majelis ilmu para masyayikh Al-Azhar.

Korban terjatuh setelah tertimpa batu beton dan langsung dilarikan ke rumah sakit (RS) untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sofyan, mahasiswa Al Azhar asal Aceh Barat yang turut mendampingi Mulia Nata sejak awal masuk rumah sakit kerap meng-update informasi kepada keluarga korban di Aceh.

Menurut Sofyan, kondisi kesehatan jantung, pernapasan, dan aliran darah Mulia Nata sempat membaik.

Namun, pada hari Kamis (11/1/2024) siang waktu Mesir, Mulia mengembuskan nafas terakhirnya dalam perawatan di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Mustafa Al Husein, Kairo.

“Setelah tiga hari dirawat di Rumah Sakit Mustafa Al Husein, kondisi Teungku Mulia sempat membaik namun belum sadarkan diri dan pada Kamis siang beliau mengembuskan nafas terakhir,” ujar Tgk Sofyan melalui pesan tertulis yang diterima pihak keluarga Mulia Nata.

Giyanto, kakak kandung Mulia Nata mengatakan jenazah adiknya saat ini dalam proses pemulangan dari Mesir.

"Insya Allah Sabtu (13/1/2024) pagi diberangkatkan ke Jakarta dengan pesawat Turkish Airlines dan tiba di Jakarta pada Minggu (14/1/2024) sore

Lalu, pada Senin (15/1/2024) pagi diterbangkan lagi ke Aceh dan tiba Senin siang,

Kemudian melalui jalur darat, jenazah dibawa pulang ke Nagan Raya.

Hal itu sesuai dengan hasil konfirmasi terakhir dengan Ustaz Zaki, senior Keluarga Mahasiswa Aceh di Mesir," jelas Giyanto dikutip dari Kompas.com sebagaimana dilansir Serambinews.com.

Selama Mulia Nata dirawat, ayahnya yang tercatat sebagai dosen Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh yakni Tgk Jumadi dan seluruh keluarga melakukan doa bersama di kediamannya untuk kesembuhan sang putra.

Doa bersama juga dilaksanakan pada sejumlah dayah yang ada di Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Besar.

Untuk diketahui, Mulia Nata merupakan alumnus Pesantren Darul Hikmah, Peunaga Rayeuk, Aceh Barat dan Dayah Baitussabri, Aceh Besar.

Sejak SMP hingga SMA, ia selalu mendapat nilai bagus.

Mulia Nata juga sempat mondok di Pesantren Al Fatah Temboro selama enam bulan untuk belajar dan mengambil tarekat.

Ia juga pernah menghabiskan masa belajar di Sitogiri, Jawa Timur selama enam bulan.

Mulia Nata juga sempat mondok di Gresik dan terakhir sebelum ke Mesir, ia mengikuti daurah di Darul Mustafa Cabang Karanganyar.

Tgk Jumaidi sempat bercerita bahwa anaknya sudah menuntut ilmu dari satu pesantren ke pesantren lainnya sejak masih berusia 13 tahun.

“Tolong bantu anak saya, jaga anak saya, kalianlah orang tuanya.

Kami belum bisa ke Mesir untuk menjaga Mulia,” ujar Tgk Jumadi dengan suara bergetar menahan tangis saat berkomunikasi dengan salah seorang sahabat Mulia yang menjaganya selama dirawat di rumah sakit.

Tgk Jumadi tak kuasa menahan tangis saat melihat anak itu terkulai lemah tak sadarkan diri dalam perawatan medis di rumah sakit.

“Bangun Nak, sehat kembali ya, Nak.

Ya Allah, sembuhkanlah anakku, sadarkanlah ia.

Lekas sembuh anakku, kami orang tuamu di sini, Nak.

"Kami semua mendoakanmu.

Tolong dengar kami, Nak,” kata Jumadi dikutip dari Kompas.com sebagaimana dilansir Serambinews.com. (*)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Sosok Mulia Nata, Mahasiswa Aceh Meninggal Kecelakaan di Mesir Usai Umrah 100 Kali, Keluarga Berduka,

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved