Tahukah Anda
Apa Saja Dampak Cuaca Panas terhadap Fisik dan Mental Manusia?
Cuaca panas dianggap sangat berbahaya. Beberapa literatur mencatat bahwa cuaca panas ekstrem berpengaruh kepada fisik dan mental manusia.
PROHABA.CO - Cuaca panas dianggap sangat berbahaya. Beberapa literatur mencatat bahwa cuaca panas ekstrem berpengaruh kepada fisik dan mental manusia.
Suhu udara yang tinggi tidak hanya dapat memengaruhi kebugaran fisik, tetapi juga kesehatan mental kita.
Dengan cuaca yang cerah, banyak aktivitas manusia dapat dilakukan seperti bersepeda, piknik hingga menjemur pakaian.
Namun, cuaca cerah kadang sedikit mengganggu apabila suhu lingkungan meningkat menjadi panas, bahkan sangat panas, seperti belakangan ini kita rasakan.
Suhu tinggi yang menyebabkan cuaca menjadi panas ikut memengaruhi fisik serta mental manusia.
Seperti apa pengaruh cuaca panas terhadap manusia?Suhu optimal untuk inti tubuh manusia adalah 37 derajat Celsius.
Baca juga: Ada 8 Cara Menjaga Kesehatan Saat Cuaca Panas Ekstrem, Berikut Penjelasannya
Tubuh bekerja keras untuk mempertahankan suhu intinya, ia tidak suka perubahan.
Saat cuaca semakin panas, tubuh akan bekerja lebih keras untuk mengembalikan suhu semula.
Tubuh akan merespons dengan membuka pembuluh darah di dekat kulit lebih lebar untuk mengeluarkan panas melalui keringat.
Cairan yang hilang melalui keringat harus diganti dengan minum lebih banyak air.
Jika tubuh tidak dapat memenuhi kebutuhan cairan di cuaca panas, seseorang dapat mengalami dehidrasi, yang menyebabkan pusing dan perasaan ingin pingsan atau sering disebut dengan ‘kelelahan akibat panas’.
Menurut the UK’s National Health Service (NHS), gejala stres akibat cuaca panas dan kelelahan akibat panas dapat berupa pusing, mual, pingsan, kebingungan, kelelahan, berkeringat banyak, sakit kepala, dan kram otot.
Baca juga: Suhu Udara Belakangan Ini Mengapa Panas Sekali? Ini Penyebabnya
Baca juga: Mengenal Depresi Diam-diam Mengancam Dunia Kesehatan Mental
Dilansir dari Science Direct, jika suhu tubuh naik melebihi batas, seseorang juga dapat menderita sengatan panas, yang dapat menyebabkan organ dalam kita mulai membengkak dan tidak berfungsi, yang berpotensi berakibat fatal.
Para peneliti menemukan bahwa ketika cuaca panas, aktivitas sistem saraf parasimpatis, sistem antistres yang dapat membantu kita tetap tenang dan rileks, menurun.
Ditambah lagi, tingkat saturasi oksigen dalam darah juga lebih rendah pada suhu tinggi, yang menurut para peneliti diperkirakan akan mengakibatkan penurunan kinerja kognitif.
Terdapat pula penelitian yang menunjukkan bahwa cuaca panas dapat membuat Anda lebih murung atau jengkel, mungkin karena meningkatkan kadar kortisol dan memicu respons stres.
Sebuah studi juga menemukan bahwa cuaca panas dapat memperburuk penyakit mental, dan para peneliti menemukan bahwa pada hari-hari panas terdapat lebih banyak kunjungan darurat ke rumah sakit dari pasien yang menderita kecemasan, skizofrenia, demensia, dan penyalahgunaan zat.
Semua penelitian di atas tampaknya menunjukkan cuaca panas dapat menyebabkan suhu tubuh mengalami peningkatan dan berakibat berkurangnya kemampuan berpikir jernih, cepat, dan efi sien.
(Kompas.com)
Baca juga: Adaptasi Hewan di Kutub: Strategi Bertahan Hidup di Bawah Suhu Ekstrem
Baca juga: Suhu Lautan di Bumi Catat Rekor Paling Hangat
Baca juga: Suhu Laut Makin Panas, Apa Dampaknya bagi Kehidupan?
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagaimana Cuaca Panas Memengaruhi Manusia?",
| 9 Makanan Kaya Zat Besi untuk Atasi Anemia Secara Alami, Biji Labu hingga Brokoli |
|
|---|
| Ikan Gabus, Dari Tradisi Penyembuhan Luka hingga Potensi Antioksidan dan Antihipertensi |
|
|---|
| Pohon Sawit Tak Dapat Gantikan Fungsi Hutan, Berikut Penjelasannya |
|
|---|
| Versi Terbaru Kebutuhan Protein Manusia Per Hari, Berikut Penjelasan Ahli |
|
|---|
| Tempe Goreng Lebih Sehat daripada Keripik Tempe, Begini Penjelasan Pakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/ilustrasi-cuaca-panas.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.