Kamis, 30 April 2026

Tahukah Anda

Apa Penyebabnya Jerawat Muncul Ketika Stres, Berikut Pejelasannya

Ada kalanya jerawat bisa menunjukkan masalah yang lebih besar, lebih kompleks daripada sekedar penjelasan umum tentang pori-pori yang tersumbat.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
iStockphoto
Banyak kaum hawa yang mendambakan kulit wajah yang halus dan bebas dari jerawat. Ini trik dari dokter agar terhindar dari jerawat. 

Penyebab jerawat stres

Sebuah artikel yang dipublikasikan di Acta Dermatovenereologica Croatia, menemukan bahwa stres emosional memperburuk jerawat pada 50 hingga 80 persen orang.

Peningkatan hormon menjadi salah satu penyebab yang paling banyak disepakati.

Studi menyatakan bahwa stres muncul seiring dengan peningkatan hormon kortisol, dan peningkatan kortisol memicu respons sistemik dalam tubuh.

Dilansir dari laman resmi Harvard School of Public Health, peningkatan kortisol dikaitkan dengan peningkatan produksi minyak.

Semakin banyak produksi minyak berarti semakin banyak pori-pori yang tersumbat dan semakin banyak pori-pori yang tersumbat berarti semakin banyak pula jerawat.

Hormon lain yang diproduksi tubuh kita sebagai respons terhadap stres adalah androgen.

Baca juga: Masker Kulit Pisang Efektif Mengatasi Masalah Kulit Wajah Termasuk Jerawat

Baca juga: Manfaatkan Keindahan Daun Kelor Untuk Mendapatkan Wajah Mulus Dan Bebas Jerawat Secara Alami

Hormon-hormon ini merangsang kelenjar minyak dan folikel rambut di kulit, yang bisa menyebabkan jerawat.

Pada dasarnya, penyebab jerawat tetap dari produksi hormon.

Namun, produksi hormon tersebut dipengaruhi oleh kondisi mental seseorang atau dalam kasus ini adalah stres.

Lokasi jerawat tanda stres

Para ahli menyebutkan, jerawat yang disebabkan oleh stres berkembang di area yang biasa berjerawat.

Jadi, jika jerawat Anda muncul di dahi saat tidak stres, maka jerawat stres juga bisa muncul di dahi Anda.

Tempat umum lainnya munculnya jerawat akibat stres adalah di sepanjang garis rahang dan dagu.

Meski jarang terjadi, jerawat akibat stres juga bisa muncul di dada dan punggung.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved