PSSI Terbuka jika Emil Audero Ingin Membela Timnas Indonesia, Tapi Tanpa Paksaan
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyatakan bahwa terkait proses naturalisasi dan mendukung Emil Audero Mulyadi penjaga gawang keturunan Indonesia ...
PROHABA.CO, JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyatakan bahwa terkait proses naturalisasi dan mendukung Emil Audero Mulyadi penjaga gawang keturunan Indonesia untuk membela Timnas Indonesia, namun dia juga menekankan bahwa tidak ada paksaan untuk pemain.
Emil Audero adalah kiper berdarah Indonesia yang sedang memperkuat gawang Inter Milan di Liga Italia.
Erick menegaskan bahwa PSSI tidak ingin memaksakan pemain untuk bermain di timnas Indonesia.
Ia mencontohkan pemain diaspora sebelumnya, Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On, yang bermain tanpa paksaan setelah tiba di Indonesia.
“Sama seperti Emil Audero, saya berbicara bahwa kita tetap terbuka, tetapi kita tidak mau istilahnya memaksakan,” kata Erick Thohir.
“Karena seperti yang Justin Hubner mendarat, langsung main.
Nathan Tjoe-A-On datang, langsung main, artinya tidak paksaan,” jelasnya.
Mantan presiden Inter Milan itu berharap para pemain yang datang ke timnas Indonesia memang berkomitmen untuk membela skuad Merah Putih meskipun dengan risiko cedera.
Baca juga: Pemain Naturalisasi di Timnas Indonesia Akan Bertambah Dua Orang Lagi, Begini Kata Exco PSSI
Baca juga: Pria Bener Meriah Jadikan Anak Tiri Pemuas Nafsu Tiga Tahun, Kali Terakhir Pendarahan Hebat
Baca juga: Perempat Final Piala Asia U-23 2024: Indonesia vs Korsel, Jepang Jumpa Qatar, Ini Jadwalnya
“Mereka (Justin & Nathan) langsung main, dengan risiko cedera.
Mereka ingin membela Merah Putih, itu yang kita harapkan,” ujar Erick Thohir.
Lebih lanjut, Erick memperingatkan tentang stigma pemain bayaran di timnas Indonesia.
Ia mengatakan bahwa seluruh pemain timnas saat ini bermain demi membela bendera Merah Putih.
Erick juga memastikan bahwa PSSI selalu melakukan transparansi administrasi dan seleksi terhadap para pemain yang bergabung di skuad Garuda.
“Silakan cek para pemain yang ada di timnas Indonesia, jangan ada stigma pemain bayaran.
Mereka semua mau membela Indonesia.
| Korupsi Dana Desa, Mantan Keuchik Karieng Divonis 3,5 Tahun Penjara |
|
|---|
| Kepala BPSDM Aceh dan Dua Pejabat Lain Ditahan, Diduga Korupsi Beasiswa Rp14 Miliar |
|
|---|
| Emak-Emak Aceh Timur Gelar Aksi Tuntut Kejelasan Bantuan Korban Banjir di Pendopo Bupati |
|
|---|
| Oknum Anggota DPRA Dieksekusi, Divonis 8 Bulan Penjara Kasus Kekerasan Anak |
|
|---|
| Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Perairan Lhokseumawe, Ada Kalung dan Salinan Surah Yasin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Erick-Thohir-bertemu-dengan-kiper-Inter-Milan-keturunan-Indonesia-Belanda-Emil-Audero.jpg)