Hut Kemerdekaan RI
Dugaan Pelanggaran Nilai Pancasila, Anggota Paskibra Copot Jilbab, BPIP Minta Maaf
(PPI) sangat menyayangkan adanya 18 calon paskibraka putri tingkat nasional yang lepas jilbab.
Penulis: Muhammad Ziyad Az zahidi | Editor: Muliadi Gani
Dugaan Pelanggaran Nilai Pancasila, Anggota Paskibra Copot Jilbab, BPIP Minta Maaf
PROHABA.CO - Pengurus Pusat Purna Paskibraka Indonesia (PPI) sangat menyayangkan adanya 18 calon paskibraka putri tingkat nasional yang lepas jilbab saat pengukuhan oleh Presiden Jokowi di Istana Negara IKN, Kaltim, Selasa (18/8/2024).
Yang sangat di sayangkan salah satu dari 18 paskibraka putri itu ada yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta, bernama Keynina Evelyn Candra yang selama ini berjilbab.
Terkait polemik ini Plt Kepala Badan Kesbangpol Anna Rina Herbranti angkat bicara.
Menurut dia, tidak ada komunikasi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terkait hal ini kepada daerah.
"Benar, yang dari DIY Keynina Evelyn Candra pakai jilbab kalau terkait melepas jilbab kami di Daerah tidak diberitahu oleh BPIP," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/8/2024). Dikutip dari Kompas.com
Menurut Anna, jika ada pemaksaan pencopotan hijab yang dilakukan BPIP, hal itu jelas telah melanggar Pancasila dan melanggar HAM.
"Kalau itu jilbab harus dicopot berarti BPIP melanggar nilai-nilai Pancasila dan melanggar HAM," katanya lagi.
Baca juga: Anggota Paskibraka Putri asal Aceh Sudah Pakai Hijab Lagi, Ini Harapan Badan Kesbangpol Aceh ke BPIP
"Saat ini DPPI sedang melakukan protes ke BPIP terkait hal tersebut.
Semoga orang-orang BPIP segera tersadar bahwa negara kita berdasarkan Pancasila di mana semua agama yang ada di Indonesia diakui sehingga identitas muslim pakai jilbab harus dihargai," jelasnya.
Sebelumnya, Pengurus Pusat Purna Paskibraka Indonesia (PPI) menyayangkan adanya 18 calon paskibraka putri tingkat nasional yang lepas jilbab saat pengukuhan di Ibu Kota Nusantara (IKN) Selasa (13/8/2024).
Ketua Umum (Ketum) PPI Gousta Feriza meminta Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) selaku pengelola dan penanggung jawab program Paskibraka memberikan klarifikasi.
"Tentunya BPIP selaku Pengelola dan Penanggung Jawab Program Paskibraka bersedia mengevaluasi semua kebijakan dan keputusan-keputusannya yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur Pancasila," kata Gousta dalam konferensi pers di Kantor PPI, Jakarta, Rabu (14/8/2024).
Menurut Gousta, kejadian ini sudah menimbulkan gejolak di berbagai daerah.
Oleh karenanya, PPI Pusat memberikan sikap menolak tegas kebijakan yang melarang paskibraka putri mengenakan jilbab.
Baca juga: Susan Sameh Ungkap Alasannya Tak Publikasikan Pernikahannya dengan Khalid Atamimi
Baca juga: Presiden Jokowi Mengatakan Bahwa Kesiapan IKN Menggelar HUT RI Mendekati 100 persen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Paskibraka.jpg)