Berita Pidie
Nelayan Tenggelam di Sungai Ditemukan Meninggal Dunia
Seorang nelayan bernama M Yusuf Hasan (54), ditemukan sudah meninggal dunia dan mengapung di muara sungai di kawasan Desa Lheue, Kecamatan Simpang ...
Berdasarkan data dari Babinsa Koramil 07/Simpang Tiga, Peltu Kamaruzaman, bahwa kejadian korban tenggelam di sungai kawasan Desa Lheue terjadi pada Kamis (28/11/2024) siang sekitar pukul 14.00 WIB.
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
PROHABA.CO, SIGLI - Seorang nelayan bernama M Yusuf Hasan (54), ditemukan sudah meninggal dunia dan mengapung di muara sungai di kawasan Desa Lheue, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Jumat (29/11/2024) siang sekitar pukul 14.10 WIB
Jasad M Yusuf, warga Desa Reung-Reung, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie berhasil dievakuasi yang dipimpin anggota Koramil 07/Simpang Tiga, Kodim 0102/Pidie, Peltu Kamaruzaman, bersama warga.
Berdasarkan data dari Babinsa Koramil 07/Simpang Tiga, Peltu Kamaruzaman, bahwa kejadian korban tenggelam di sungai kawasan Desa Lheue terjadi pada Kamis (28/11/2024) siang sekitar pukul 14.00 WIB.
M Yusuf Hasan, sebelumnya telah berpamitan kepada keluarganya untuk menjaring ikan di muara sungai Desa Lheue, Kecamatan Simpang Tiga.
Namun, hingga malam hari, M Yusuf Hasan tidak kunjung pulang ke rumah di Desa Reung-Reung.
Saat itu, keluarga korban sangat khawatir sehingga melaporkan kepada Keuchik Reung-Reung, sekira pukul 20.00 WIB.
Baca juga: Perahu Dihantam Ombak, Seorang Nelayan di Aceh Jaya Meninggal Dunia
Baca juga: Rodri Tanggapi Keputusan Real Madrid Boikot Ballon d’Or 2024
"Setelah kami menerima informasi, saya bersama warga segera melakukan pencarian," cerita Peltu Kamaruzaman.
Dikatakan dia, setelah pencarian intensif bersama warga, jenazah korban akhirnya ditemukan dalam kondisi mengapung di muara sungai pada Jumat siang sekitar pukul 14.10 WIB.
"Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan. Kami bersama warga segera mengevakuasi jenazah ke Meunasah Desa Lheue untuk diserahkan kepada keluarga," tambahnya.
Menurut dia, keluarga menyambut jasad korban dengan penuh duka, yang selanjutnya dibawa pulang ke Desa Reung-Reung untuk dikebumikan.
"Kami turut berduka cita yang mendalam.
Peristiwa itu menjadi pengingat bagi semua, bahwa pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di perairan, terutama di tengah cuaca yang kurang bersahabat,” papar dia.
“Kita imbau warga, agar selalu berhati-hati saat bekerja di sekitar muara sungai, mengingat tingginya debit air akibat intensitas hujan tinggi," pungkasnya.(*)
Baca juga: Boat Ditemukan Terbalik, Satu Nelayan Pidie Jaya Hilang, Pencarian Libatkan Tim Gabungan
Baca juga: Dua Nelayan Aceh Singkil Diselamatkan Nelayan Sibolga, Perahunya Karam Akibat Cuaca Buruk
Baca juga: Satresnarkoba Polres Pidie Jaya Kembali Bekuk Tiga Pelaku Narkoba, Ini Barang Bukti yang Diamankan
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
| Ditreskrimum Polda Aceh Ambil Alih Kasus Dugaan Penganiayaan Wakil Bupati Pidie Jaya |
|
|---|
| Banjir Dadakan Krueng Meureudu Kejutkan Warga Pidie Jaya, Jalan Nasional Ikut Tergenang |
|
|---|
| Banjir Rendam Pidie Jaya, Brigjen Ali Imran Kerahkan TNI Bantu Warga |
|
|---|
| Wagub Aceh Fadhlullah Mediasi Bupati dan Wabup Pidie Jaya, Konflik Berakhir Damai |
|
|---|
| Wabup Pidie Jaya Kembali Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Mantan Timses |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Jasad-M-Yusuf-warga-Desa-Reung-Reung-dievakuasi-usai-ditemukan-mengapung-di-sungai.jpg)