Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Aceh Timur

Kasus HIV di Aceh Timur Meningkat, Dua dari 14 Penderita Meninggal

Kasus virus imunodefisiensi (HIV) di Aceh Timur terus meningkat pada tahun 2024, mencapai 14 kasus. Dua di antara penderitanya berakhir dengan kemati

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
health.kompas.com
ilustrasi hiv. Kasus HIV di Aceh Timur Meningkat, Dua dari 14 Penderita Meninggal 

“Penularan HIV tidak hanya melalui hubungan seksual, tetapi juga bisa melalui penggunaan jarum suntik yang dipakai bersama, transfusi darah yang tidaksteril, serta dari ibu ke anak selama masa kehamilan, persalinan, dan menyusui,” ujar dr Sondang.

 Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

PROHABA.CO, IDI – Kasus virus imunodefisiensi (HIV) di Aceh Timur terus meningkat pada tahun 2024, mencapai 14 kasus.

Dua di antara penderitanya berakhir dengan kematian.

Situasi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan tenaga kesehatan setempat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh Timur, dr Sondang Bandyani, saat dikonfirmasi pada Jumat (27/1/2024)siang, menekankan pentingnya upaya pencegahan dini, khususnya melalui tes HIV pada ibu hamil.

“Penularan HIV tidak hanya melalui hubungan seksual, tetapi juga bisa melalui penggunaan jarum suntik yang dipakai bersama, transfusi darah yang tidaksteril, serta dari ibu ke anak selama masa kehamilan, persalinan, dan menyusui,” ujar dr Sondang.

Menurutnya, pemeriksaan HIV bagi ibu hamil sangatpenting untuk mendeteksi lebih awal dan mencegah risiko penularan ke bayi.

Dengan deteksi dini, langkah pengobatan dan pencegahan dapat segera diambil.

Baca juga: HIV Tidak Menular Saat Berciuman, Berpelukan, dan Bersentuhan, Simak Penjelasaan dari Dokter Berikut

Baca juga: 7 Anggota Polrestabes Medan Dipatsus karena Tangkap dan Aniaya Warga hingga Tewas

Menurut Sondang, pengobatan dan cara menghambat perkembangannya, meskipun HIV belum dapat disembuhkan sepenuhnya, penyakit ini dapat dikendalikan dengan terapi antiretroviral (ARV).

Obat ARV bekerja dengan cara menekan jumlah virus dalam tubuh, sehingga perkembangan penyakit dapat diperlambat dan sistem kekebalan tubuh tetap berfungsi dengan baik.

Langkah penting untuk menghambat perkembangan HIV, menurutnya, adalah dengan mengonsumsi obat ARV secara rutin.

ARV harus dikonsumsi sesuai anjuran dokter untuk memastikan efektivitasnya.

“Mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan menghindari stres dapat membantu menjaga daya tahan tubuh,” ucapnya.

Hindari penularan lanjutan, dengan hindari hubungan seksual tanpa pengaman dan jangan berbagi jarum suntik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved