Berita Pidie
Tiga Hari Usai Terseret Arus, Petani Rambutan Ditemukan Meninggal
Tim Search and Rescue (SAR) bersama polisi, TNI, serta masyarakat akhirnya menemukan sosok Saiful Arrahman (42), petani rambutan asal Gampong Tuha
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
PROHABA.CO, SIGLI - Tim Search and Rescue (SAR) bersama polisi, TNI, serta masyarakat akhirnya menemukan sosok Saiful Arrahman (42), petani rambutan asal Gampong Tuha Lala, Kecamatan Mila, Pidie pada Kamis (9/1/2024) sekira pukul 10.30 WIB, dalam kondisi tidak bernyawa.
Korban sebelumnya terseret arus saat menyeberang sungai dengan menjunjung di kepalanya rambutan yang barusan dia panen.
Usai dievakuasi, jasad korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses fardhu kifayah (pemulasaraan).
Bersama dua rekan
Sebelumnya diberitakan bahwa korban diseret arus sungai saat sedang membawa rambutan hasil panen dengan menyeberang sungai bersama dua rekannya.
Tiba-tiba saja air bah disertai arus kencang yang tanpa diduga menerjang ayah dua anak itu hingga raib dari permukaan sungai pada Senin (6/1/2025) lalu sekira pukul 16.00 WIB.
“Berkat komitmen tim gabungan TNI, Polri, SAR, serta masyarakat, sosok Saiful Arrahman ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa,” sebut Kepala Bidang Satuan Tugas (KabidSatgas) Komunikasi SAR Pidie, Tgk Syukri kepada Prohaba.co, Kamis (9/1/2025).
Dijelaskan Tgk Syukri, korban pada awalnya ditemukan setelah pencarian selama tiga hari secara kontinyu.
Baca juga: Warga Mila Pidie Hilang Terseret Arus Sungai Saat Pulang Panen Rambutan
Baca juga: Jalan lintas Peureulak - Gayo Lues Tertimbun longsor, Lalu Lintas Lumpuh
Ternyata korban terseret hingga 6,7 kilometer dari lokasi ia terseret arus sungai, persisnya di kawasan Krueng Babah Juroeng pada Kamis (9/1/2025) pada pukul 10.30 WIB.
Kala itu, orang pertama yang melihat mayat korban adalah Fauzan (22), selaku kerabat korban beserta beberapa warga lainnya saat penyisiran bersama tim gabungan.
Disebutkan juga bahwa hari nahas itu, Senin (6/1/2025), almarhum sedang bersama dua rekannya yakni Junaidi (33), warga Krueng Lala, Mila bersama Ibrahim (22), warga Gampong Masjid Andeu, Mila.
Mereka berada di kebun dan hendak pulang ke rumah di Gampong Tuha Lala dengan cara menyebrang sungai dengan kondisi sungai pada saat itu arus deras.
Korban dan saksi berenang menyeberangi sungai.
Kemudian, saksi melihat korban pada saat itu sudah terbawa arus sungai.
Pidie
Terseret Arus
Meninggal Dunia
Tim SAR
Petani Rambutan Ditemukan Meninggal
Kecamatan Mila
Prohaba.co
Prohaba
| Polres Pidie Ungkap Kasus Curanmor, Tiga Pelaku Dibekuk |
|
|---|
| Prajurit TNI Bersihkan Masjid di Pidie dan Pidie Jaya, Dorong Budaya Bersih Tempat Ibadah |
|
|---|
| SDN 1 Beureuenun Pidie Peringkat 57 se-Indonesia dari 1.000 SD Terbaik Nasional |
|
|---|
| Ditreskrimum Polda Aceh Ambil Alih Kasus Dugaan Penganiayaan Wakil Bupati Pidie Jaya |
|
|---|
| Banjir Dadakan Krueng Meureudu Kejutkan Warga Pidie Jaya, Jalan Nasional Ikut Tergenang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/tim-SAR-evakuasi-jenazah-petani-rambutan.jpg)