Sabtu, 11 April 2026

Berita Kriminal

Bermotif Cinta Segitiga, Kepala Sekolah di Kalsel Tewas Dibacok Mantan Pacar Calon Istri

Pembacokan yang terjadi di Desa Mantaas, Kecamatan Labuanamas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), mengakibatkan

Editor: Muliadi Gani
BanjarmasinPost.co.id/Istimewa
KEPSEK TEWAS DIBACOK - Lokasi penganiayaan berat kepala sekolah (kepsek) SDN di Labuan Amas Utara Kabupaten HST, Kalimantan Selatan, pada Senin 27 Januari 2025. Motif kasus ini karena motif cinta segitiga.  

PROHABA.CO, KALIMANTAN SELATAN - Pembacokan yang terjadi di Desa Mantaas, Kecamatan Labuanamas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), mengakibatkan seorang kepala sekolah (Kepsek) bernama Budi Irawan tewas dibacok oleh mantan pacar calon istrinya.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin, 27 Januari 2025, sekitar pukul 23.00 WITA.

Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Jupri JHP Tampubolon, melalui Kapolsek Labuanamas Utara, Ipda Lilik Hadrianto, menyatakan bahwa pembunuhan ini berakar dari cinta segitiga.

Calon istri korban, R, memiliki mantan pacar yang masih mengharapkannya.

"Pelaku, MA alias Ugun, adalah mantan pacar R yang ditolak saat melamar," ungkap Kapolsek.

Sebelum kejadian, korban sudah menerima ancaman dari pelaku.

"Korban datang ke Polsek untuk berkonsultasi.

Kami sarankan agar tidak berkunjung ke warung malam dan menunggu restu orang tua," tambah Lilik.

Namun, pada malam kejadian, korban mengabaikan saran tersebut dan mengunjungi warung milik R.

Baca juga: Babysitter di Palembang Aniaya Bayi Majikan, Korban Ditindih hingga Ditampar, Terbongkar dari CCTV 

Baca juga: Liburan ke Bali, Perempuan Asal Jakarta Babak Belur Dianiaya Mantan Pacar

Menurut Kapolsek, pelaku mengenali korban dan menyerangnya dengan sabetan yang mengakibatkan 24 luka di tubuh korban.

Setelah melakukan pembunuhan, pelaku langsung melarikan diri.

"Kami sudah meminta pelaku dan keluarganya untuk menyerahkan diri," kata Kapolsek.

Reaksi Keluarga Korban

Keluarga korban menggambarkan Budi Irawan sebagai sosok yang ramah dan penyayang.

"Dia orang yang baik dan bertanggung jawab," ujar Zuraidah, bibi korban.

Korban diketahui telah merencanakan untuk menikah lagi setelah bercerai dari istri sebelumnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved